Chapter 6

11.1K 345 3
                                        

Alfin pov

Setelah mengantarkan elina kekampusnya ralat sampai kekelasnya gue langsung aja menuju kekantor gue karna gue ada meeting jam 10:25 dan sekarang sudah jam 10:20 berarti tinggal 5 menit lagi meeting itu akan dimulai dan gue langsung aja menelfon sekertaris gue yang bernama Angel

"Halo ngel" Ucap gue dingin dibalik telfon

"Iya pak,apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya sekertaris gue dibalik telfon

"Iya,tolong persiapkan berkas yang harus saya bawa keruang meeting"Suruh gue pada angel

" Berkasnya sudah siap pak"Ucap angel

"Yasudah kalau begitu cepat bawa keruangan saya" Suruh gue pada angel lagi

"Iya pak" Jawab angel dan gue tidak menjawabnya lagi malahan gue langsung memutuskan telfon sepihak

Beberapa menit kemudian..

Tok Tok Tok.

"Masuk" Ucap gue dingin

"Ini adalah berkas yang bapak minta,mohon diperiksa lagi pak syapa tau ada yang kurang" Ucap sekertaris gue sambil tersenyum

Gue pun memeriksa berkas tersebut

"Ayo keruang meeting karena meeting akan segera dimulai" Ucap gue dingin

"Iya pak"Jawab angel sambil tersenyum

Setelah keluar dari ruangan gue,gue dan angel langsung menuju ruang meeting dan beberapa jam kemudian meeting yang gue adakan sudah selesai dan sekarang gue lagi ada diruangan gue sambil memikirkan elina,entah kenapa gue bisa melakukan hal tersebut pada elina didepan mahasiswa/i dan elina pun tidak menolak bahkan dia mematung ditempatnya atas perlakuan gue kedia setelah gue mencium keningnya dan saat meeting tadi gue ngak fokus pada apa yang gue presentasikan malahan gue fokus kepada elina dan jam menunjukkan pukul 16:45 berarti elina sudah hampir pulang jadi gue memutuskan buat keluar dari ruangan gue dan berjalan menuju keparkiran dan mengendarai mobil gue ke kampus elina

Beberapa menit kemudian

Sekarang gue sampai dikampus elina dan saat gue keluar dari mobil gue udah ngeliat elina berjalan kearah gue dan saat ini elina sudah ada didepan gue.

"Kak alfin udah daritadi disini?" Tanya elina sama gue

"Ngak,kakak baru aja datang,yaudah sekarang kita pulang!" Ucap gue pada elina sambil membukakan pintu buat elina dan menyuruhnya masuk dan dia membalasnya dan tersenyum
Gue pun memutari mobil dan masuk kedalam mobil dan menjalankannya kerumah elina

"Hmm kak,emang kakak ngak ada kerjaan dikantor yah?sampai2 kakak mau ngejemput aku biasanya dijam2 begini ini itu masih jam kerja kok kakak ngak kerja sih?Tanya elina penuh selidik ke gue

" Kerjaan dikantor udah selesai jadi kakak bisa cepat pulang lagian terserah kakak mau pulang jam berapa kan perusahaan itu milik kakak"Jawab gue sombong

"Ihkkk dasar!Iya perusahaan itu emang milik kakak tapi kakak harus profesional dong jangan kayak gini kan itu sama aja kakak itu ngak menghargai orang" Omel elina pada gue sambil melihat kearah gue

"Sudah jangan banyak bicara kakak mau fokus menyetir nanti kakak bisa menabrak orang kalau kamu mengajak kakak berbicara" Ucapku dingin pada elina

Elina tidak menjawab malahan dia hanya mencebikkan bibirnya

"Ayo turun!sudah sampai" Suruh gue pada elina

"Loh kok kakak malah kerestoran sih kenapa ngak langsung pulang aja?Tanya elina kegue

" Emang kamu ngak lapar?Tanya gue pada elina

"Ya lapar sih" Ucap elina sambil cengengesan

"Ya sudah kalau begitu jangan banyak tanya,ayo masuk!" Suruh gue pada elina

"Iya iya,sabar napa sih" Ucap elina kesal sama gue

Sesampainya gue didalam restoran gue dan elina langsung aja duduk dipojokan

"Mau pesen apa mas mbak?" Tanya waiters tiba-tiba pada gue dan elina

"Hmm aku mau yang ini" Jawab elina sambil menunjuk menu makanan dan elina memilih ayam bakar hot and spicy
Gue yang kaget atas pilihan elina pun langsung melarang elina

"Ngak,kamu ngak boleh makan yang pedas2!nanti kalau maag kamu kambuh bagaimana?" Ucap gue dingin ke elina

"Loh kok kakak tau sih kalau aku punya riwayat maag?kakak tau darimana?" Tanya elina bingung

"Ngak usah dibahas,sekarang kamu milih makanan yang tidak pedas atau biar aku aja yang memilihkan mu,ohiya mbak saya pesen nasi goreng 2 dan juice orangenya juga 2" Ucap gue panjang lebar

"Itu aja pesananya mas mbak?tidak ada yang mau ditambah?" Tanya waiters tersebut

"Tidak ada mbak" Jawab gue dingin

"Hmm yaudah deh itu aja mbak" Ucap elina pasrah

"Baik kalau begitu anda harus menunggu dulu ya mas mbak" Ucap waiters tersebut sambil tersenyum

"Iya mbak" Balas elina sambil tersenyum

Dan saat itu juga waiters tersebut pergi dari hadapan kami

"Hmm kak,kakak kok bisa tausih kalau aku itu punya maag?emang kakak tau darimana?" Ucap elina mengulang pertanyaannya

"Kamu ngak usah tau kakak tau darimana yang jelas kakak ngak mau terjadi sesuatu sama kamu" Ucap gue dingin

"Hmm ok" Ucap elina pasrah

Beberapa menit kemudian waiters itu kembali membawa makanan yang tadi aku pesan

"Ini makanannya mas mbak,silahkan dinikmati" Ucap waiters tersebut sambil tersenyum

Dan setelah itu waiters itu langsung pergi dan gue sama elina langsung memakan makanan gue yang tadi gue pesen sama elina

Setelah selesai makan gue dan elina langsung aja menuju kerumah elina karena gue udah ngeliat kalau elina udah mulai lelah sampai2 dia tertidur disamping gue

Beberapa menit kemudian gue udah sampai dirumah elina dan memarkirkan mobil gue dibagasi dan gue langsung turun dari mobil dan memutari mobil dan membuka pintu mobil disamping elina sebenarnya gue pengen banget bangunin dia tapi gue kasihan sama dia,dia terlalu lelah seharian ini dan tanpa berfikir panjang gue langsung aja mengendongnya masuk kedalam rumah dan menuju kekamarnya
Sesampainya dikamar elina gue langsung merebahkan tubuh elina diranjangnya dan membuka sepatu elina setelah itu gue menyelimuti badannya sampai leher dan setelah itu gue pun berniat keluar dari kamar elina tapi sedetik kemudian gue langsung berbalik badan dan mencondongkan badan gue didepan elina dan mencium keningnya lama "Selamat istirahat sayang" Ucap gue didalam hati sambil mengelus rambut elina dan gue langsung aja kekamar gue dan beristirahat

Author Pov

Jam menunjukkan pukul 20:15 elina terbangun dari tidurnya  karena mendengar alfin mengetuk pintu kamarnya dan menyuruh elina buat makan malam

Tok Tok Tok

"Elina ayo bangun kamu harus makan malam dulu baru setelah itu kamu bisa istirahat lagi" Ucap alfin dibalik pintu

"Iya iya aku sudah bangun ko kak,kakak tunggu dibawah aja nanti aku nyusul" Ucap elina didalam kamarnya

"Yasudah kalau begitu,cepetan turunnya" Ucap alfin dingin

"Iyaiya" Ucap elina kesal

Vote and Comentya Guyss!!

Maaf masih banyak typonya:)

 OVER PROTEKTIFTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang