Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Bukan pagi yang normal

437 32 0
                                        

Annie pov
Aku sedang mencuci muka ku dengan sabun cuci muka yang untungnya, ada yang mau membelikanku, kau tau, kemarin aku bilang aku mau mandi dan Percy langsung menawarkanku untuk menyiramku, maksudku, memanya "air" nya bisa membuat badanku langsung bersih semua tanpa sabun?

"Kenapa tidak memanggilku untuk menyiram mukamu?"

Aku tau siapa itu.

Percy.

Kenapa dia tiba-tiba ada dikabinku sih?

"Bisa kah kau berhenti menginginkan menyiramku?"kataku sambil mencari-cari handuk.

"Tawaran yang menggirurkan, tapi aku tidak sanggup"

"Sanggup mengembalikan petir Zeus, keluar dari perut monster laut, hampir menjadi dewa, menahan langit, menemukan jalan keluar dari labirin, jatuh ke tartarus, mengalahkan kronos, dan masih banyak lagi, tapi kau tidak sanggup menolak penawaran ini ?"

Hebat sekali.

Sekarang ada Annabeth, apakah sekarang kabin ku tempat berkumpul blasteran?

"Ini lebih susah dari itu semua annabeth"kata percy meyakinkan

"Benarkah?"kata annabeth dengan tatapan tidak percayanya

"Lebih susah menemukan siapa orang tua mu, sih"kataku sambil mengeringkan mukaku dengan handuk.

"Sama sekali tidak, aku diberi tau, malah"kata percy sambil mengangkat kedua bahunya

"Oh, diamlah percy, kau tidak mengerti posisinya"kata Annabeth sambil melotot kepada percy

"Kau juga tidak"kata percy sambil menjulurkan lidahnya

Percy tiba-tiba meringis kesakitan, akupun kebingungan melihatnya, Tapi annabeth hanya senyum?

"Kau kenap-"saat aku mau bertanya, percy langsung menunjuk kakinya, yaampun yang benar saja,

Ternyata kakinya diinjak oleh Annabeth.

"A..aku sudah aw, di banting sana-sini, hampir mati, sekarat juga pernah, tapi injakan mu sangat sak-"kata percy sambil memegang kakinya

"Sembuhkan saja pakai airmu"kata Annabeth lalu menjulurkan lidah.

"Jadi, aw, kau masih belum tau orang tua mu?"kata Percy sambil masih memegangi kakinya.

"Belum"kataku lesu

"Mungkin kau adik ku"kata percy cengengesan.

"Jangan berharap perce"kata Annabeth sewot

"Dia lebih cocok menjadi adikku"kata Annabeth tidak mau kalah

"Kenapa bisa begitu?"kata Percy tidak terima

"Nama kami saja sudah mirip, Annabeth dan Annie~"kata Annabeth senyum-senyum

"Jangan khawatir, kau pasti akan mengetahui orang tuamu segera Annie"kata percy sambil senyum

"Kita bisa mengetahuinya secepat mungkin, lagian, ini kan, perkemahan blasteran, kita punya 1001 cara untuk mu"kata percy mengangkat kedua alisnya dua kali

"Sebaiknya bersiap Annie, kita akan bermain tangkap bendera"kata annabeth lalu mereka berdua keluar dari kabinku lalu menutup pintu.

Fallin love with king of ghostCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang