TETT!! TETT!! TETT!! TETT!!
Bel pulang SMA Nusantara telah berbunyi semua siswa-siswi SMA Nusantara langsung berkeliaran keluar dari kelas nya masing-masing.
Begitu juga dengan Neva, Aira, Aisyah dan Maudy.
"Yu balik," Ajak Aira.
"Ih! Bentar dulu," Ketus Aisyah.
"Kenapa? Ada yang lo tunggu?" Tanya Neva.
Aisyah hanya membalasnya dengan menganggukkan kepala nya saja.
"Siapa sih?" Tanya Maudy.
"Tunggu aja." Ucap Aisyah.
Mereka berempat sudah lebih dari sepuluh menit menunggu di koridor ujung kelas X-1, namun nyatanya orang yang ditunggu oleh Aisyah belum kunjung datang.
"Aisyah! Lo nungguin siapa sih? Lama banget balik aja yuk." Ketus Aira.
"Iya lama banget, balik aja yuk." Timpal Maudy.
"Yaudah sih, sana lo pada balik aja." Ucap Aisyah. "Tapi Nev, lo temenin gue ya plis Nev," Rengek Aisyah sambil memegang sebelah tangan Neva.
"Iya, tapi lo nunggu siapa? Biar jelas Syah," Ucap Neva.
"Gue nunggu Ka Novi." Sahut Aisyah.
"Ka Novi anak kelas XII-2 itu? Lo mau ngapain? Lo punya masalah apa sama dia? Gue ga ikut-ikutan ah!" Ucap Aira.
"Bukannya lo deket ya sama si Ka Novi itu." Timpal Maudy.
"Tunggu aja nanti pokoknya, plis!" Ucap Aisyah.
Terlihat seseorang berjalan menghampiri Neva, Aira, Aisyah dan Maudy. Lebih tepat nya Aisyah.
Aisyah tersenyum sumringah. "Ka Novi!" Seru Aisyah.
"Eh Syah, Kaka udah bilangin sama Ka Alam." Ucap Novi.
"Seriusan Ka Novi? Terus apa katanya?" Tanya Aisyah yang tak henti nya tersenyum.
"Ka Alam?" Gumam Maudy.
"Kata Alam ya salam balik, semangat juga buat belajar nya." Ucap Novi.
"Ah, seriusan Ka Novi?" Tanya Aisyah.
"Iya Syah, kakak seriusan." Jawab Novi.
"Terus, terus ekspresi nya waktu dibilangin ada salam dari Aisyah gimana?" Tanya Aisyah.
"Ya, gitu aja sih kan Aisyah tau Alam tuh orang nya datar-datar aja." Jawab Novi.
"Yaudah deh, gapapa sekali lagi makasih ya Ka Novi." Ucap Aisyah.
"Iya, sama-sama Syah, kalau gitu kakak duluan ya," Pamit Novi. "Kalian bertiga gue duluan ya," Ucap Novi sambil menatap Neva, Aira, Maudy dan langsung meninggalkan mereka bertiga.
"Iya Ka Novi." Maudy tersenyum.
Aira yang sudah melipatkan kedua tangan nya langsung menatap Aisyah horror. "Lo gila ya? Nunggin Ka Novi cuman buat kayak gitu doang?"
"Apaan sih lo! Sirik aja!" Ketus Aisyah.
"Kalau cuman mau bilang kayak gitu, lewat LINE juga bisa kali! Lebay banget sih!" Bentak Aira.
"Heh! Kalau misalnya ngomong di LINE ga akan jelas!" Aisyah ikut membentak.
"Aira, Aisyah udah kalian gausah berantem." Ucap Neva.
"Eh Nev, gue kesel tau ga sih sama si Aisyah, nungguin cuman mau ngomongin hal ga penting kayak gitu." Sahut Aira.
"Eh lo ga inget apa? Waktu lo lagi PDKT sama si Arfan, gue juga sama Maudy nungguin lo kayak gini Aira, jangan egois dong!" Ucap Aisyah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Andran [COMPLETED]
RandomGimana jadinya kalau cowok terabsrud deketin cewek yang baik-baik, banyak kisah ngakak mereka disini, baca! "Yaudah gue minta maaf ya?" Tanya Andran. "Kenapa lo minta maaf sama gue?" Neva bertanya balik kepada Andran. "Ya karena gue udah berantem."...
![Andran [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/103362878-64-k915258.jpg)