A Difficult Choice ( Part 13 )

106 23 8
                                        

The day had been morning...



Nayoung pun telah terbangun dari tidur lelap nya, namun saat Ia memperhatikan di sekitar ruangan vip nya nampak sepi  tidak ada sosok Mark menemani nya, ah ya  pasti Mark sudah pergi ke sekolah saat ia masih tertidur lelap tadinya~ pikir Nayoung.

Dan saat Nayoung melihat ke meja yang tak berada jauh disampingnya ia menemukan sebuah secarik kertas yang mungkin Mark yang meninggalkan nya memang untuk Nayoung. karena penasaran Nayoung pun mengambil secarik catatan surat itu yang untung nya masih bisa ia menggapainya dengan tangannya.

"Aku akan menjemputmu setelah aku pulang dari sekolah, jangan kemana-mana diam saja diruangan mu, dan jangan lupakan makan mu oke. Segeralah sembuh"

Mark.


ternyata benar dugaan Nayoung, surat itu memang dari Mark untuk Nayoung, ternyata Mark tidaklah sepenuh nya menyebalkan ia juga memiliki sifat kebaikkan dalam dirinya yang Nayoung lihat tak tertampang jelas pada diri Mark.

Singkat~ ya, memang isi surat Mark terbilang tidak panjang lebar, namun bagi Nayoung itu sudah cukup membuat nya tersenyum dipagi hari, tanpa Nayoung Sadari Ia masih tersenyum-senyum sendiri sejak membaca surat dari Mark tadi, dan sedetik kemudian ia baru menyadari keanehan pada diri nya sendiri

"yak yak kok aku jadi senyam senyum gak jelas gini sih? Hihh jangan baper, jangan Park Nayoung paboo!!!" ujar Nayoung menyadari keanehannya.


Cklekkkkk ( suara pintu terbuka )

seorang suster datang membawa sebuah nampan berisi bubur dan segelas air putih untuk Nayoung kosumsi, namun nampak nya raut wajah Nayoung menggambarkan ia tak menyukai nya, Bukan tidak menyukai kehadiran si suster itu ke ruangan nya melainkan bubur yang suster itu bawakan untuk Nayoung, Bubur~ Nayoung tak suka karena menurut nya rasa nya yang hambar.

"Nonna, ini sudah pukul 9 pagi, waktu nya untuk sarapan untuk anda" ucap sang suster ramah.

"Tidak, aku tidak mau makan bubur itu, rasa nya hambar" tolak Nayoung sambil mempoutkan bibir nya lucu.

Dasar cerewet memang!

Whatever you say!

I don't want to eat it, NO!

Okay! Forget it!!!

"Maaf nonna, Tapi ini perintah dari pria yang semalam menemani mu di ruangan ini." Jawab suster itu tetap seramah mungkin.

Mark

Ck, pria menyebalkan!

"Arraseo, aku akan memakannya tapi sedikit saja ya!" 

"Baiklah nonna, saya yang akan menyuapi anda"

.
.
.
.
.
.
.
.

Nayoung pun akhirnya memakan makanan nya dan juga meminum obat nya, seketika pun ia merasa kantuk melandanya padahal ia tadi belum lama terbangun dari tidurnya, mungkin karena efek dari obat nya yang ia minum tadi. Dan setelah merasa benar-benar mengantuk Nayoung pun tertidur dengan pulas nya.



DiSekolah .



Mark & Jinyoung benar-benar mendapat sanksi nya saat ini diruangan guru karena kemarin pergi dari sekolah tanpa seizin dari wali kelasnya, walaupun wali kelas nya telah mengetahui apa alasan mereka pergi dari sekolah tanpa izin karena waktu itu benar-benar tercekat. namun peraturan tetaplah peraturan yang harus dipatuhi setiap siswa(i) tanpa terkecuali.

A Difficult Choice Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang