Kediaman Min Yoon Jae
Yap, disinilah Min Yoongi sekarang. Setelah membatalkan makan siangnya dengan sang kekasih, kini Yoongi harus duduk berhadapan bersama ayahnya dan beberapa keluarga dekatnya.
Yah bisa di bilang ancaman Min Yoon Jae berhasil dan membuat sang anak menuruti keinginannya dan datang lebih awal.
Ketika Yoongi menginjakkan kakinya di rumah orang tuanya, ia segera mencari sosok yang membuatnya khawatir, sosok wanita yang selalu menjadi ancaman dari sang ayah untuk dirinya.
Kursi roda.
Itu dia, wanita itu di sana.
Ibunya di sana...
Duduk dengan anggun menggunakan dress putih dengan cardigan berwarna soft pink.
Dia terlihat sangat bahagia...
Tak lupa pula, sosok pria yang berdiri di samping ibunya itu, pria yang selalu menentang keinginan Yoongi, yang sama keras kepalanya dengan Yoongi, ia selalu mengancam Yoongi untuk membuat Yoongi takluk kepadanya. Itulah dia Min Yoon Jae, ayah Yoongi.Sepertinya Yoongi kembali masuk kedalam jebakkan ayahnya.
Ibu Yoongi, Min Ah Ra terlihat baik-baik saja. Dia bahkan tersenyum bahagia saat ini. Ralat, sangat bahagia.Yoongi tahu ayahnya tidak akan melakukan hal buruk terhadap ibunya. Walaupun ia tahu suami istri itu sering bertengkar tapi itu tidak sampai membuat ayahnya berteriak atau memukul ibunya.
"Sialan, pria tua itu membohongiku lagi" umpat Yoongi pelan.
Ketika melihat ibunya baik-baik saja Yoongi pun kembali melangkahkan kakinya ke arah pintu utama. Namun..
"Yoon" panggil seorang wanita.
Yoongi membalikkan tubuhnya menghadap wanita itu.
"Bisa temani eomma sebentar nak?" pintah Min Ah Ra.
"Ne eomma" Yoongi setuju.
Sang eomma meminta Yoongi untuk membawanya ke kamar putranya tersebut.
"Yoongi-ya kau tahu eomma selalu mendukung keputusanmu bukan".
"Hmm" balas Yoongi yang kini telah duduk di hadapan ibunya dan mengelus-elus tangan sang ibu.
"Apakah kau bisa menuruti keinginan eomma kali ini nak?" kata sang ibu sambil menggenggam tangan anaknya.
"Apa tujuan eomma membawaku kesini sama seperti appa? Tapi mian eomma, aku tidak bisa" jawab Yoongi melepaskan genggaman ibunya dan hendak melangkahkan kakinya ke arah pintu.
"Hyundai Group" Yoongi reflek membalikkan tubuhnya memandang punggung sang ibu.
"Ya, Hyundai Group. Appa mu mempunyai hutang dengan Hyundai Group" Kata nyonya Min dan menggerakkan kursi roda ke tempat Yoongi berdiri saat ini.
"Eomma, apa kau juga akan menjualku sama seperti dia eomma?" Jawab yoongi dengan nada pelan lalu duduk kembali di hadapan ibunya.
"Apa yang membuatmu seperti ini eomma? Kau menjadi wanita yang siap menjual anakmu demi uang?" Tanya Yoongi dengan posisi masih duduk dihadapan ibunya.
"Yoongi-ya" suara itu bergetar seakan tak mampu mengucapkan kalimat berikutnya. Iya, perkataan Yoongi membuat ibunya sedih bahkan membuat wanita itu menitihkan airmata.
Yoongi yang mendengar suara sang ibu berubah kini mengangkat kepalanya yang tadinya menunduk kini menatap sang ibu.
"Eomma juga tidak menginginkan pernikahan ini, tapi kau tahu apa yang eomma rasakan ketika appamu mengatakan bahwa jika pernikahan ini tidak terjadi, maka keluarga Kim akan mengambil jantung appa mu. Kau pasti mengenali siapa orang yang memberikan donor jantung untuk appa mu 3 tahun yang lalu bukan?"
Deg.
Yoongi terlihat sangat frustasi.
Yoongi mengepalkan tangannya dan berjalan ke arah pintu kamar dengan wajah yang memerah. Ia menahan emosinya.Ketika hendak mencapai gagang pintu. Yoongi kembali membalikkan tubuhnya menghadap sang ibu yang medunduk dengan bahu yang bergetar, wanita itu menangis.
"Arraseo akan aku lakukan, kapan aku harus bertemu dengan wanita itu eomma?" Jawab Yoongi mantap.
***
Yoongi dan ibu nya kembali dari kamar dan menuju keruang tamu.
"Baiklah Yoongi, pakailah cincin ini. Ini cincin pertunanganmu. Anakku sudah mengirimkan cincin seperti ini pada calon istrimu. Kalian akan menikah setelah cucuku kembali". Ucap pria tua yang dikenal sebagai orang nomor 1 di kalangan pebisnis.
"Apakah aku sudah resmi bertunangan? Baiklah kuanggap begitu. Aku permisi". Jawab Yoongi dan berlalu begitu saja meninggalkan Kim Hyundai.
***
"Yang benar saja, aku seperti bertunangan dengan makhluk gaib. Lagi pula dimana wanita sialan itu. Lihat saja apa yang akan terjadi nanti pada cucu mu itu dasar pria tua". Bathin Yoongi.
-To Be Continued-
Vote dan comment jangan lupa guys.
Makasih buat teman2 yang sudah mau memberikan aku semangat.
Makasih buat sahabat aku (author gelap)
Yang sudah mengajari aku banyak hal tentang dunia fanfiction.Dan ya.. Ini mungkin untuk next chapt ada unsur "NC 17+" so, yang belum cukup umur sebaiknya jangan dibaca dulu.
Untuk part NC17 aku akan collab sama sahabat aku (author gelap) dia lumayan ahli dan yaaahhhh bisa di bilang orang pertama yang menggandeng tanganku berjalan ke pintu "YADONG".
Si yu neks capt
-di.i.el-

KAMU SEDANG MEMBACA
Mianhae, Im So sorry [MYG]
Fanficbajingan, ku pastikan kau akan menyesal atas perbuatanmu ini Tuan. -Kjh hei, apa kau sedang melucu ? baiklah, katakan bahwa aku sangat menyesal saat ini. aku sangat menyesal karena menerima mu Nyonya DADA RATA - myg