If I Can Turn Back The Time [END]

3.6K 389 87
                                        

Kim Taehyung selalu berpikir semua akan menjadi lebih baik.

Sejak hari itu ia tidak pernah ingin berpikir lebih jauh tentang hari esok. Ia tidak pernah peduli dengan kemungkinan buruk yang akan menyakitinya dan orang terdekatnya.

Sejak hari itu Taehyung tidak pernah benar-benar tersenyum seperti sebelumnya. Pemuda itu seolah memakai topeng bahagia yang terlihat memuakkan baginya.

Semuanya seakan tidak berarti lagi baginya sejak hari itu.

Sejak kakeknya melemparkan selembar foto dihadapannya. Dengan figur tubuh kaku Jungkook yang terpotret disana.

Taehyung kira begitu waktu berlalu, lambat laun ia akan melupakan sosoknya. Ia pikir akan bisa melupakan senyumnya, paras cantiknya, segala umpatan dan sikap menggemaskannya. Namun Taehyung selalu berakhir terjebak di waktu yang sama dan tidak pernah berhasil untuk melupakan sosoknya.

Kakinya melangkah pelan lalu berhenti tepat didepan pintu apartemennya. Nafasnya berhembus pelan sebelum ia menekan passwordnya.

Begitu pintu terbuka, keheningan menyergapnya. Taehyung melangkahkan kakinya menuju ruang tengah, dan seluruh kenangan dengan pemuda itu kembali berputar seperti kilas balik film. Bahkan setelah 3 hari Taehyung mengurung dirinya di kantor, dan begitu ia kembali pulang semuanya tetap sama.

Taehyung tetap tidak bisa melupakan Jungkook.

Pemuda Kim menghempaskan tubuhnya ke sofa. Ia bersandar penuh pada sandaran sofa dengan lengan yang menutup matanya. Membiarkan setetes demi setetes air mata membasahi pipinya. Hanya sebentar saja ia ingin menangis kala mengingat Jungkook.

"Taehyung-ah."

Taehyung mengangkat sedikit lengannya untuk melihat sosok yang berjalan mendekatinya lalu kembali menutup matanya.

"Tidurlah lebih dulu, aku akan menyusul." ucapnya pelan

"Kau mengingatnya lagi?"

Taehyung menggeleng pelan. Ia tidak ingin siapapun mengetahui kondisinya saat ini. "Aku hanya lelah dengan urusan perusahaan."

"Ingin ku buatkan air hangat?"

"Hmm.."

Setelahnya Taehyung mendengar suara langkah kaki yang semakin menjauh. Ia menurunkan lengannya dan menatap punggung istrinya yang semakin menjauh.

Nafasnya berhembus pelan begitu rasa iba merayap dalam hatinya. Setidaknya ia tidak boleh menjadi suami yang buruk untuk kedua kalinya.

"Irene-ah." panggilnya pelan.

Gadis itu berhenti melangkah lalu berbalik menatapnya. "Kau perlu sesuatu?"

Taehyung tersenyum sambil menggeleng pelan. "Aku mencintaimu."

Bahkan setelah sekian kali Taehyung mengatakannya, rasanya tetap kosong dan tidak pernah sama dengan saat ia mengatakan hal itu pada Jungkook. Jantungnya bahkan tak berdebar secepat saat ia berada didekat Jungkook.

.

.

Creepy Guy

Chapter 11: If I can turn back the time

[I'll hold you tight and never let you go.]

.

.

Matanya mengerjap pelan, mencoba menyesuaikan dengan cahaya matahari yang masuk melalui jendela kamarnya yang dibuka lebar. Kepalanya menoleh kearah sisi ranjang disebelahnya dan tidak ada siapapun disana.

Creepy GuyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang