Part 6

470 53 140
                                    

Yuhuu dai back..selamat malam senin selamat berbaper ria😂😂😂semoga dapet feelnya ya.

Oh ya sebelumnya aku mau minta maaf untuk fans jongin mungkin kemarin ada yang kesinggung saat ada scene diman sungyeol ngatain jongin hitam..maaf untuk itu aku gak ada niatan buat rasis or nyinggung ya..mohon maaf untuk itu🙏🙏🙏🙏🙏 (bow 90°)
Di sini semuanya adegan hanya karangan ku aja ya jdi mohon di maklumi.

Waring seperi biasa typo di mana-mana.

Happy reading guys🎉🎉🎉🎉










Menunggu itu tidak buruk
Tapi menjadi menyakitkan saat kau tau sesuatu yang kau tunggu tidak akan pernah kembali.

(kim sunggyu)







***flashback

"App,,,appa"

Sunggyu tergagap di tempatnya di bawah guyuran hujan hatinya memanas melihat pemandangan yang ada di hadapanya,,,dia datang ingin meminta sang appa untuk membantunya mengurus pemakaman sanga eomma ternyata harus menelan kenyataan jika appanya tengah tertawa bahagia dengan kelurga kecilnya..merangkul sayang kim jongin lalu bagiamana nasib dirinya,,
Appanya tertawa bagaia tanpa perduli jika dirinya tengah rapuh dan hancur,,harus seperti inikah akhir dari cerita hidup bahagia sunggyu...dia di campakan dan di tinggalkan oleh orang-orang yang dia cintai dan semuanya berporos pada satu nama kim jongin.

Sunggyu jatuh terduduk di pinggiran jalan itu meremas dadanya yang terasa sesak,,rasanya asupan udara ke dalam paru-parunya menipis...bolehkan jika sunggyu memilih ikut serta pergi bersama sang eomma..untuk apa dia hidup jika hanya sendirian..sunggyu tetap menangis menatapa nanar mobil ayahnya yang telah pergi meninggalkan dirinya dengan semua luka yang dia rasakan

"Gyu"panggil seseorang di belakang sunggyu dan memayungi tubuh sunggyu yang sudah basak kuyup itu,,sunggyu menoleh dan mendapati paman yoon berada di belakangnya

"Paman appho hikks"ucap sunggyu memukul dadanya lagi

"Stt uljjima,,kajja pulang kau akan sakit nanti,,paman akan mengurus segala proses pemakaman eomma mu"ajak paman yoon lalu merangkul sunggyu menuju mobilnya.

Pagi menjelang kediaman keluarga kim masih cukup ramai oleh para pelayat dan sunggyu berdiri di depan peti mati sang eomma menyalami para pelayat dan mengucapkan terimakasih pada mereka yang menyampaikan belasungkawanya..sunggyu menatap pintu masuk rumahnya masih berharap jika sang appa mendengar kabar kematian ibunya dan datang padanya memberi dia kekutan untuk tetap berdiri,,,namun harapan tinggal lah harapan karena nyatanya sampai siang hari saat eommanya siap di makamkan appanya tidak kunjung datang hingga akhirnya sunggyu menyerah dan memakamkan sang eomma hanya di dampingi oleh paman yoon dan bibi yoon..pasangan suami istri kepercyaan ibunya.

Setelah acara pemakaman selesai sunggyu langsung pulang dan masuk kedalam kamarnya,,meraskan lelah dan sakit secara bersamaan,, bolehkan dia menyerah...?? Sunggyu ingin menangis namun airmatanya sudah mengering lalu mata sipit itu terpejam menuju alam mimpi..berharap dalam mimpi masih ada sedikit sisa kebahagaiaan untuk dirinya.

Waktu berlalu setelah kepergian ibunya tidak ada yang berubah sunggyu tetap sendiri,,appanya..?? Jangan tanyakan di mana orang itu berada karena sampai sekarang pun sunggyu tidak pernah melihatnya lagi,,pernah beberapa kali sunggyu mencoba menemui sang appa namun selalu di halangi oleh pengawal tuan kim..hingga tanpa orang lain sadari sunggyu berubah..sikap sunggyu semakin dingin dan tertutup..tidak ada lagi senyum dan sapa hangat dari bibir manis itu..saat di rumah pun dia lebih senang menghabiskan waktunya dalam kamar dan melamun..hingga paman yoon mengetahui perubahan dalam diri sunggyu itu..

~~On My Own~Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang