'Eomma?!'
...
Tak terasa 2 tahun berlalu dan kini Alice sudah melepas seragam high school nya. Gadis berlesum pipi itu sedang menunggu dilirannya dipanggil untuk murid berprestasi. Senyumannya tak luput dari bibir mungilnya. Ibunya, kedua kakaknya dan teman-temannya ikut bahagia saat nama Alice Cho di panggil.
Dengan langkah yakin, gadis itu menaiki panggung dan menerima penghargaannya. Namun dari semua kebahagiannya, ada satu hal yang membuatnya merasa kurang.
Kang Daniel.
Pria itu tidak pernah mengabarinya lewat sesama kaum Vampir yang berada di sekitar Alice. Bahkan Guanlin pun sama sekali tidak tahu bagaimana kabar Daniel.
'I miss you so much,' batin Alice.
Sekedar informasi, 2 tahun yang lalu saat Yejin pertama kali berkunjung setelah kejadian itu. Ibunya meminta maaf secara langsung dan menceritakan segalanya secara jelas. Tentang Alice Hwang yang kini bernama Ileana. Dan identitas asli Alice Cho.
Tapi Alice sendiri sudah tidak memikirkan hal buruk itu lagi dan membiarkannya berlalu.
Kini Alice hanya harus melanjutkan hidupnya. Mengejar impiannya yang ia inginkan hingga saat Daniel kembali, gadis itu merasa pantas bersanding dengannya.
...
Alice turun dari panggung setelah selesai dan langsung menghampiri keluarganya yang sudah menunggunya dengan senyuman bangga.
Alice memeluk ibunya dengan erat sambil menitihkan air mata. Bibir ranumnya mengucapkan 'terima kasih' berkali-kali di telinga sang ibu. Yejin pun meneteskan air mata bahagia dan perasaan bersalahnya. Tangan yang sudah mulai keriput itu mengelus kepala anak bungsunya itu dengan Kasih sayang seperti kepada anak kandungnya.
Alice melepaskan pelukannya dan tersenyum kepada sang ibu. Sekarang beralih ke kakak laki-lakinya, Cho Junseo. Pemuda tampan itu terkekeh melihat wajah adiknya yang sudah hancur karena make up nya yang luntur karena air mata. Lalu tangan kekarnya mengelus pipi sang adik. Alice langsung memeluk kakak nya itu dengan erat. Nyaman. Sama seperti pelukan'nya'.
"Jadilah gadis yang kuat dan baik, Al. Kakak menyayangimu," ujar sang kakak dan mengecup singkat kening Alice.
Alice melepaskan pelukannya dari Junseo dan tertawa kecil.
Sebuah tangan halus dan pucat menepuk pundak Alice. Gadis itu sedikit tersentak dan refleks membalikkan tubuhnya.
"Congratulation,"
Sebuah senyuman kaku terukir di bibir gadis dengan rambut pirang sebahu itu.
Dia adalah anak Hwang Minhyun yang membuat Alice hampir saja mati.
Tapi Alice langsung memeluk Ileana tak kalah eratnya. Ileana membeku sesaat dan membalas pelukan adiknya itu."Terima kasih eomma, oppa, eonnie. Terima Kasih karena sudah hidup bersamaku." ujar Alice.
Mereka bertiga spontan mengangguk dan tersenyum tulus.
"Ayo sayang, kita harus merayakan kelulusanmu. Eomma sudah memesan tempat biasa kita makan,"
...
Tok! Tok!
Alice yang baru saja selesai mandi segera membukakan pintu kamarnya. Yejin masuk menggunakan pakaian tidurnya. Alice tersenyum dan mengandeng lengan ibunya lalu mengajaknya duduk di pinggir kasur.
Ya, untuk beberapa hari kedepan Alice akan menginap di rumah ibunya.
"Ada apa eomma?" tanya Alice dengan lembut.

KAMU SEDANG MEMBACA
[PRIVATE] Vampire ♕ Kang Daniel
Vampir[PRIVATE RANDOM] Alice percaya jika Vampire itu ada. Tapi kalau Vampirenya seperti Kang Daniel, itu diragukan. Mana ada Vampire yang manis dan menggemaskan serta mesum sepertinya? Part: •Prologue Chap1: Camping Chap2: Kissmark Chap3: The Story Ch...