Naruto milik Masashi Kishimoto
Rate: T+ (khusus chapter ini)
Genre : Drama, Family, Romance
Warning : My first FF, judul mungkin tidak nyambung, kata-kata masih amburadul, Typo(s), DLDR.
...
All About Harmony
Chapter 5 : Naruto dan Hinata
...
Happy Reading
...
Boruto yang beralasan akan tidur lebih cepat karena misinya besok, memberekan piring kotornya sendiri dan segera naik kekamarnya setelah selesai. Kemudian yang disusul Himawari, meninggalkan Naruto dan Hinata dimeja makan. Hinata membuatkan teh untuk Naruto kemudian mencuci piring sisa makan malam mereka.
Naruto yang masih belum beranjak dari sana, memandang istrinya yang selalu nampak manis, kemudian tiba-tiba bertanya, “Hinata, bagaimana caranya menghilangkan kebodohanku ini?”
Hinata yang mendengar pertanyaan seperti itu mau tidak mau jadi tertawa. “hehe, entahlah Naruto-kun, sepertinya menjadikan Shikamaru sebagai penasehatmu tidak memberikan dampak apapun padamu.”
“Hinataaa....” padahal Naruto sendiri yang mengajukan pertanyaan, tapi entah kenapa rasanya kesal mendengar jawaban Hinata.
“Ya Naruto-kun?” Hinata membalas dengan nada tanpa dosa.
“Jika kau masih marah padaku, katakan saja, aku bisa menerimanya.” balas Naruto dengan wajah cemberut
“hehe, aku hanya bercanda Anata.”
Hinata kembali melanjutkan kegiatan mencucinya, tidak lama Naruto bertanya lagi pada Hinata.
“Apa kau benar-benar sudah tidak marah lagi padaku Hinata?”
“Iya Naruto-kun, aku sudah tidak marah padamu.”
“Kau yakin?”
Hinata menghentikan kegiatannya sejanak dan berfokus pada Naruto, “Apa kau ingin aku marah Naruto-kun?”
“Eeh tidak! tentu saja tidak! Maksudku, jika kau marah atau kecewa kau bisa meluapkan kekesalanmu padaku, kau juga boleh memukulku, aku tidak akan membalas.” Setelah mengatakan itu, Naruto beranjak mendekati Hinata, menelusupkan tangannya pada pinggang Hinata dan merapatkan punggung Hinata didadanya.
Naruto kembali melanjutkan kata-katanya ditelinga Hinata, membuat Hinata sedikit bergidik.
“Kau tau aku paling tidak tahan jika kau marah padaku, tapi sekarang aku merasa berpuluh-puluh kali lipat lebih brengsek jika kau tidak mengatakan dengan jujur apa yang kau rasakan”
Hinata menyapukan tangannya yang basah pada apronnya, melepaskan tangan Naruto yang merangkul erat perutnya kemudian berbalik dan menatap lurus pada mata Naruto. Seakan tidak ingin ada jarak pada mereka, Naruto kembali merangkul pinggang Hinata sebelum Hinata membuka mulut.
“Naruto-kun,” Hinata memulai perkataannya, “Kau benar, aku bohong bila tidak marah dan kecewa karena kau melupakan hari pernikahan kita, aku ingin meneriaki dan memukulmu, tapi itu sangat kekanak-kanakan Naruto-kun. Aku tidak ingin menjadi contoh yang buruk untuk anak-anak kita. Lagipula memaafkanmu bukan perkara sulit, kau tau kan aku sangat mencintaimu.”
KAMU SEDANG MEMBACA
All About Harmony
Fiksi Penggemar[Complate] My first FF . . Pasca kekacauan di ujian chunnin, kini semua orang di desa Konoha telah menjalani aktivitas mereka seperti biasa. Berkat kerja keras Hokage ketujuh kita, penduduk desa dapat kembali merasakan kehidupan mereka yang tenang d...
