Chap 8 : Decision

8.1K 626 22
                                        

Naruto milik Masashi Kishimoto

Rate: T

Genre : Drama, Family

Warning : My first FF, judul mungkin tidak nyambung, kata-kata masih amburadul, Typo(s), DLDR.

...

All About Harmony

Chapter 8 : Decision

...

Happy Reading

...

Naruto menatap kertas di hadapannya dengan sangat serius, tangannya memegang pulpen namun tidak bergerak sedikitpun.

“Apa tidak ada pilihan lain Shikamaru?”

“Tidak ada.”

Jawaban singkat dari Shikamaru membuat Naruto menghembuskan nafas pelan dan memijat keningnnya.

“Ayolah Shikamaru, pikirkan pilihan lain dengan otak cerdasmu itu.” suara Naruto benar-benar memelas memohon pada Shikamaru.

“Tidak ada Naruto.” Sekali lagi Shikamaru menjawab dengan tegas.

“Bagaimana kalau tim Konohamaru melakukannya tanpa Boruto saja?” Naruto mencoba menawar.

“Naruto, kau tidak bisa mengikutkan perasaan pribadi dalam masalah ini.”

Naruto menunduk lemas dikursinya. Ia sangat tau hal itu, tapi ia tidak mau mengingatnya sekarang. “Kau sangat kejam Shikamaru.”

“Kau sendiri tau kita sudah tidak punya lagi shinobi yang tepat untuk misi ini. Mengawal Daimyo itu keluar desa termasuk misi penting, jadi cepatlah tandatangani kertas itu.”

“Tapi kenapa harus tim Boruto yang melakukannya?!” Naruto masih saja ngotot mendebat Shikamaru.

Shikamaru jadi kesal sendiri melihat tingkah hokage satu itu.

“Berapa kali lagi aku harus menjelaskan, tim Boruto itu adalah tim dengan tingkat keberhasilan misi yang paling tinggi, selain itu Daimyo juga sudah setuju dan merasa tenang jika yang mengawal mereka adalah anak Hokage. Apa kata mereka kalau Boruto justru tidak ikut?”

Shikamaru sudah menjelaskan hal tersebut berulang-ulang kali, tapi Naruto masih saja mendebatnya dengan berbagai macam alasan.

“Kalau begitu aku sendiri saja yang mengawal mereka.” Jawab Naruto mantap yang langsung dihadiahi tatapan tajam dari Shikamaru.

“Kau gila? Kau itu Hokage!” Shikamaru jadi tidak sadar membentak Naruto karena saking kesalnya dirinya.

“Iya aku sudah gila. Dan akan lebih gila lagi jika membiarkan Boruto menjalankan misi ini. Ini sama saja aku mengumpankan anakku pada para penjahat yang mengicar dirinya itu Shikamaru.”

“Itu belum bisa dipastikan jika Boruto yang memang mereka incar Naruto, itu masih prediksi, tidak ada bukti yang cukup.”

“Dengan atau tanpa bukti yang cukup aku tetap tidak bisa mengambil resiko untuk menguji kemungkinan tersebut Shikamaru. Kau juga kan seorang ayah, kau pasti tau bagaimana perasaanku sekarang.”

Shikamaru terdiam mendengar kata-kata Naruto, tentu saja Shikamaru sangat mengerti yang dirasakan Naruto sekarang.

“Cobalah percaya pada putramu itu Naruto, dia juga seorang shinobi.” Shikamaru mnencoba meyakinkan.

All About HarmonyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang