Chap 7: Emotional Chaos

8.4K 641 4
                                        

Naruto milik Masashi Kishimoto

Rate: T

Genre : Drama, Family

Warning : My first FF, judul mungkin tidak nyambung, kata-kata masih amburadul, Typo(s), DLDR.

...

All About Harmony

Chapter 7 : Emotional Chaos

...

Happy Reading

...

Boruto menghentikan kegiatan memakan hamburgernya ketika melihat ibunya berjalan ditengah hujan dengan tergesa-gesa dan wajah yang pucat dari seberang jendela tempatnya sedang duduk sekarang bersama timnya.

Boruto berniat mengejar ibunya, namun ketika berdiri didepan restoran dirinya tertahan oleh hujan yang masih mengguyur deras, alasan yang sama yang membuat Boruto dan timnya berada direstoran tersebut. Hinata pun sudah tidak terlihat diantara kerumunan orang dijalan.

Boruto masih berdiri didepan etalase pintu restoran. Boruto cukup yakin jika yang ia lihat tadi adalah ibunya, meskipun ia hanya melihat sekilas wajah ibunya yang sedikit tertutup payung. Boruto mendadak khawatir, kenapa ibunya terlihat tergesa-gesa?

“Boruto, ada apa?” tanya Mitsuki yang menyusul Boruto keluar restoran.

“Tadi aku melihat ibuku, tapi dia terlihat aneh dan tergesa-gesa, aku jadi khawatir.” jawab Boruto.

“Mungkin ibumu tergesa-gesa untuk menghindari hujan yang turun dengan deras ini.” Mitsuki meyakinkan Boruto.

Boruto tidak menjawab dan masih menatap lurus ke arah jalanan yang kabur karena curahan hujan. Mitsuki mengajak Boruto kembali kedalam restoran dimana Sarada dan Konohamaru-sensei masih menunggu mereka.
.
.
.
Himawari menyambut Hinata yang sudah kembali kerumah. Beruntung Hinata sudah berhasil mengatur emosinya dan membalas senyum ceria Himawari yang menyambut kepulangannya.

Hinata meletakkan belanjaannya didapur kemudian segera menuju kamar mandi. Hinata mengguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin untuk mendinginkan kepalanya. Sebenarnya tadi Hinata berniat membiarkan hujan mengguyur dirinya, tapi itu akan menimbulkan pertanyaan bagi Himawari jika melihatnya pulang dalam keadaan basah kuyup.

Setelah merasa dirinya sedikit tenang, Hinata keluar dari kamar mandi dan mengganti baju kemudian bersiap membuat makan malam untuk Himawari dan Boruto yang mungkin akan segera pulang.

Tepat pukul tujuh malam Boruto pulang kerumah. Hujan yang turun deras sepanjang hari ini baru berhenti satu jam yang lalu, membuat udara malam menjadi lebih dingin.

“Tadaima.” Boruto memasuki rumah dan langsung menuju dapur, tempat dimana ia biasa menemukan ibunya.

“Okaeri Boruto, kau pulang terlambat hari ini?” Hinata yang sedang memotong sayur menyapa anaknya yang baru pulang.

“Ya Kaa-chan, hujan menahan kami seharian ini, pekerjaan kami jadi terhambat.”

Boruto memperhatikan gerak-gerik ibunya yang sedang memasak. Tidak ada yang mencurigakan, raut wajah Hinata pun biasa-biasa saja.

Boruto duduk di meja makan kemudian memanggil Hinata, “Kaa-chan..”

“Ya Boruto?” Hinata menjawab tanpa berbalik menatap Boruto.

All About HarmonyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang