Naruto milik Masashi Kishimoto
Rate: T
Genre : Drama, Family
Warning : My first FF, judul mungkin tidak nyambung, kata-kata masih amburadul, Typo(s), DLDR.
...
All About Harmony
Chapter 12 : The Third ?
...
Happy Reading
...
Naruto mendekati ranjang yang ditempati Hinata dengan perlahan. Naruto melihat Himawari dan Boruto yang menatap ibu mereka dengan cemas. Juga ada Sakura yang sepertinya sudah selesai mengobati Hinata.
Hinata masih tidak sadarkan diri. Boruto yang merasakan kehadiran seseorang menoleh dan langsung menatap tajam ketika menyadari Naruto yang datang.
"Mau apa kau kesini? Kami tidak perlu kau." Boruto mengalihkan pandanganya dari Naruto dan kembali menatap ibunya.
"Tidak masalah, aku yang perlu kalian."
Naruto berdiri di samping Boruto. Ia menatap wajah cantik istrinya yang sudah tidak terlalu pucat lagi. Hinata tertidur dengan deru nafas yang tenang. Terlalu tenang hingga membuat Naruto takut.
"Papa..."
Naruto menatap Himawari yang mendekat padanya. Naruto tersenyum lembut dan merasa sangat lega Himawari tidak ikut membencinya.
Naruto memeluk dan menggendong Himawari dalam dekapannya.
"Maafkan papa Hima, papa tidak ada bersamamu saat kau perlu bantuan. Papa benar-benar tidak berguna." Naruto tidak sedang mencoba memelas pada Himawari, ia mengatakan kebenaran.
Hima menggeleng, "Tidak apa-apa papa, Hima tidak marah atau benci pada papa, jadi papa jangan bersedih lagi."
Boruto yang mendengar hal itu mendengus dengan keras. Ia jelas kesal Himawari memaafkan ayahnya dengan terlalu mudah, padahal Himawari yang seharusnya paling marah dengan ayahnya.
Himawari meminta turun dari gendongan ayahnya. Naruto menurutinya dan Himawari kembali mendekat pada ibunya.
"Bagaimana keadaan Hinata, Sakura-chan?" Tanya Naruto.
"Dia sudah lebih baik Naruto. Ia hanya terlalu stres dan kurang istirahat." jelas Sakura.
Naruto yang mendengar itu menatap sendu pada wajah Hinata. Seharusnya ia bisa lebih memperhatikan kesehatan istrinya, apa yang sudah Naruto lakukan hingga Hinata bisa mengalami stres.
Tidak mendapat respon apapun dari Naruto, Sakura kembali berbicara.
"Kau harus lebih memperhatikan kesehatan Hinata, Naruto. Ia kurang asupan nutrisi dan juga kurang istirahat. Tekanan darahnya bahkan turun drastis, dan itu sangat berbahaya untuk janinnya."
Naruto yang awalnya mendengar dengan tenang tiba-tiba tersentak dan mendongak dengan cepat pada Sakura.
"E-eh? Janin? m-maksud mu Sakura-chan ??"
Karena terlalu khawatir dengan Hinata, sepertinya otak Naruto jadi bekerja lebih lambat dari biasanya. Walaupun pada dasarnya Naruto memang selalu lambat dalam berpikir dan mencerna.
KAMU SEDANG MEMBACA
All About Harmony
Fanfiction[Complate] My first FF . . Pasca kekacauan di ujian chunnin, kini semua orang di desa Konoha telah menjalani aktivitas mereka seperti biasa. Berkat kerja keras Hokage ketujuh kita, penduduk desa dapat kembali merasakan kehidupan mereka yang tenang d...
