"Hujan akan indah jika datang bersama pelangi, begitupun hatiku akan bersinar jika kamu datang bersama sebuah harapan"
-Azza-
***
1 minggu kemudian
Adam pov :
Sudah 4 hari Adam melaksanakan Ujian Nasional. Dan hari ini adalah terakhir ia harus bergelut dengan soal-soal pilihan ganda itu. Selama 4 hari yang sudah ia lewati Adam merasa santai dan tidak ada soal yang menurutnya menguras pikiran. Adam memang anak yang rajin serta pandai. Di kelas ia selalu mendapat juara pertama. Maka tidak diragukan lagi jika nilainya selalu diatas KKM. Bahkan jika ada ulangan harian atau ulangan tengah semester pun nilai Adam selalu berada diatas teman-teman nya. Disamping itu ia juga tak lupa selalu menyempatkan shalat 5 waktu dan berdoa meminta kemudahan kepada Allah SWT, karena jika tidak ada ridho-Nya ia juga tidak akan bisa seperti ini.
Seperti saat ini, sebelum Ujian dilaksanakan Adam meminta kelancaran serta kemudahan kepada sang Pencipta.
"Ya Allah yang Maha Pengasih, berilah hamba kemudahan dan kelancaran saat mengerjakan soal-soal Ujian yang terakhir ini. Jadikanlah jawaban hamba nanti jawaban yang benar, jawaban yang hasilnya bisa membuat hamba sukses, juga jawaban yang hasilnya bisa membahagiakan kedua orang tua hamba. Adam mohon kabulkanlah doa hamba mu yang lemah ini ya Allah. Rabbana atina fiddunya khasanah, waqina adza bannar. Amin amin ya rabbal alamin."
Teet... teet... teet...
Bel pun sudah berbunyi. Tanda Ujian segera dimulai. Adam sudah mempersiapkan diri sedari tadi, tinggal menunggu pengawas memasuki ruangan Ujian.
Setelah pengawas masuk ia pun segera mengerjakan soal yang sudah dibagikan. Adam harus benar-benar konsentrasi kali ini karena mata pelajaran yang harus dikerjakan adalah IPA, apalagi IPA Fisika. Itu pelajaran yang sangat butuh ketelitian. Maka dari itu, Adam mau tidak mau harus memanfaatkan waktu yang disediakan sebaik mungkin.
***
Azza pov :
Beda hal nya dengan Azza. Disaat posisi Adam sedang pusing-pusing nya berjuang untuk kelulusan nya, ia justru sangat bahagia di rumah. Kenapa? Bukan nya ia jahat, tetapi karena memang kelas 10 dan 11 diliburkan selama 5 hari. Dan itu sangat disukai para pelajar bukan?
Wiihh asik💚
Selama 4 hari di rumah Azza memanfaatkan nya dengan membantu Umi nya membersihkan rumah, membantu memasak dan kadang membantu Umi nya mencuci pakaian.
Bener-bener Dam.
Istri Idaman, ehh.
Azza memang suka saat liburan sekolah. Tetapi ia tidak suka jika liburan tersebut digunakan untuk hangout bersama teman-temannya atau apalah itu. Karena menurutnya itu sangat tidak bermanfaat, dan sayang jika harus menghambur-hamburkan uang hanya untuk membeli sesuatu yang tidak berfaedah. Ia justru suka hari liburnya digunakan untuk Quality Time bersama keluarga nya.
Ohh iya🙋
Setelah acara seminggu lalu yang Adam meng-khitbah Azza. Sekarang mereka berdua juga lebih akrab lagi dari sebelumnya. Sudah saling bertukar kabar, saling perhatian satu sama lain, saling mengingatkan dalam kebaikan dan lebih dari itu. Tapi masih batas wajar loya👌.
Azza juga tak lupa memohon do'a untuk kelancaran Adam saat melaksanakan Ujian.
"Ya Allah. Hamba memohon kepadamu lagi, lancarkanlah kak Adam saat mengerjakan soal, berikanlah ia kemudahan dalam mengerjakan soal-soal tersebut. Aamin ya rabbal alamin. Hamba tau ya Allah mungkin hamba salah jika mendoakan orang yang belum menjadi mahram hamba, tapi niat hamba hanya untuk kebaikan ya Allah, tidak untuk yang lain. Wujudkanlah doa hamba ya Allah. Sekali lagi hamba meminta maaf jika hamba khilaf. Selalu ingatkan hamba. Aamin amin ya rabbal alamin." Begitu doa yang Azza panjatkan untuk Adam.
***
Author :
"Assalamu'alaikum Bunda ku sayang."
"Wa'alaikumussalam anak Bunda. Gimana Ujian nya yang terakhir? Lancar kan?"
"Alhamdulillah lancar Bun, InsyaAllah nilai Adam memuaskan buat Bunda."
"Amin nak. Doa Bunda selalu menyertaimu."
"Jazakillah khair Bunda (Terimakasih banyak Bunda). Adam sayang dan cinta sama Bunda."
"Waiyyaki Adam sayang (Sama-sama Adam sayang). Bunda juga ya nak."
"Sipp deh Bun."
"Udah dong jangan jadi melow begini."
"Hehe. Adam gak bisa bayangin aja Bun, kalau Adam bentar lagi sudah menjadi seorang suami pasti waktu Adam bersama-sama Bunda akan berkurang. Kita gak akan bisa bercanda bareng lagi Bun."
"Husst gak boleh ngomong gitu nak. Kita tetap bisa bercanda bareng-bareng lagi. Malahan lebih seru kalau ada nak Azza."
"Adam ngerasa gimana aja gitu Bun."
"Sudah nak jangan difikirin. Ini semua sudah keputusan kamu, jangan sampai setelah mengambil keputusan kamu menyesal di belakangnya."
"Hmm, iyadeh Bun insyaAllah. Doakan Adam ya Bun."
"Pasti itu nak."
*skip
"Umi Umi."
"Iya nak ada apa? Kok teriak-teriak gitu sih?"
"Ehehe, gak ada apa-apa sih. Cuman iseng aja."
"Hadeh kamu nih bandel banget, gak boleh kayak gitu sama orang tua. Udah mau nikah juga masak masih kekanakan sih sifatnya."
"Ehh biarin lah Mi, Azza kan pengen manja-manjaan dulu sama Umi sebelum menikah. Masak gak boleh sih😔"
"Lahh-lahh. Boleh kok, sini sini."
"Gitu dongg Mi."
"Iyaa Azza nya Umi."
"Hehe. Eh Mi, Azza nanti kalau sudah jadi seorang istri, pasti Azza harus ikut kemanapun suami Azza pergi. Tapi boleh kan sekali-sekali Azza main ke rumah ini Mi?"
"Astagfirullah, ya boleh lah nak. Kamu kan juga masih anaknya Umi."
"Ya kirain gitu Mi, takutnya kak Adam gak ngebolehin Azza kemana-mana."
"Jangan suudzon nak, Umi yakin Adam orang nya pengertian kok. Gak mungkin dia ngelarang kamu ketemu sama Ibunya."
"Amin ya Mi, semoga."
"Sipp. Berdoa yang terbaik aja nak. Jangan berfikiran yang jelek, apalagi ngucapin sesuatu yang buruk. Karena ucapan itu sebagian dari doa nak."
"Iya Mi, insyaAllah Azza nge jaga cara bicaranya Azza."
"Sipp deh."
***
*Pendek banget ya? Maaf gak kayak biasanya, ini cuma 900 kata😢 padahal biasanya hampir 2000 kata😔 entah kenapa lagi gak punya inspirasi
*Maaf juga update nya telat soalnya kemarin baru aja selesai Ulangan, terus ada tugas lagee jadinya gitu deh. Minta doa nya ajaa ya semoga nilaiku memuaskan aamin💚
*Jangan sungkan" ngomentarin yaa kalau sekiranya kurang apa gitu, aku malah suka kalau dikomentarin😊
*Jangan lupa vote jugaa
*Salam cintaahhh💚💚
KAMU SEDANG MEMBACA
HARAPAN DALAM DOA
SpiritualAda seorang perempuan yang mengagumi dalam diam kepada sosok laki-laki yang menurutnya baik, namun laki-laki tersebut justru memilih perempuan lain dibanding dirinya. Dan perempuan itu tidak akan menyerah, dan terus berharap bahkan selalu berdoa di...
