Ada cerita dari sebuah negeri
Dulunya menjadi taring yang ditakuti
Tapi kini kulit pun tak berharga lagi
Semua berkonteks sebuah kata "hegemoni"
Apakah ia berdikari?
Mungkin rasa itu "hanya" dimiliki sebagian aliansi
Dan sebagian lagi "merasai" sendiri-sendiri
"Rakyat jelata" itu katanya, seperti kami
Banyak tuntutan yang harus dipenuhi
Janji dari golongan pembawa arti
Tapi semua tinggal tak berarti
Hanya janji kosong kami nikmati
"Memang benar"
"Jalan pemimpin bukanlah jalan yang mudah, memimpin adalah menderita" kata Kasman Singodimedjo
"Tapi, apakah harus mempermainkan hati nurani kami?"
Semoga pemimpin-pemimpin kami mulai sadar, ada jeritan hati yang tak pernah henti
KAMU SEDANG MEMBACA
NEGERIKU MALANG
PoesíaKumpulan Sajak dan Pemikiran: ketika rasa kepedulian tak pernah terdengar lagi di setiap diri di negeri ini. Beberapa gambaran polemik di negeri tercinta indonesia.
