Malang nian "generasi negeriku"
Banyak hal yang tak sesuai dengan pola pikir itu
Tindak tanduk sifat kurangnya batas tentu
Berucap sering tanpa adanya rasa ragu
Seumuran jagung bertutur "aku cinta padamu"
Tak pantas saja terdengar oleh telingaku
Sedih
Apakah mereka benar mengerti ucapan itu?
Miris
Seperti inikah perilaku generasi di negeriku?
Nampaknya sudah berakar dari dulu
Apakah kita sanggup melihat fenomena seperti itu?
Ataukah kita sengaja menutup mata dan telinga yang sebenarnya tak mau tahu?
Membiarkan jadi tabu
Selalu "guru" yang harus bertugas untuk membelenggu?
Tak sadar mereka telah bekerja lebih dari itu
Siapa yang patut disalahkan?
Zaman?
Pendidikan?
Ataukah pergaulan?
Bukan, nampaknya "pengaruh" dari "tontonan dan kurangnya pantauan"
Kembalikan lagi perilaku polos mereka-mereka itu
KAMU SEDANG MEMBACA
NEGERIKU MALANG
PoetryKumpulan Sajak dan Pemikiran: ketika rasa kepedulian tak pernah terdengar lagi di setiap diri di negeri ini. Beberapa gambaran polemik di negeri tercinta indonesia.
