Perlahan setiap perilaku "tak sesuai" dan berbeda dari apa yang seharusnya dicerna
Doktrini menjadi suatu hal yang lumrah atas semua yang ada padanya
Menjadi media terlaris, mencapai sebuah makna suara dan kata
Tak dihiraukan,
Efek besar yang disebabkan atas apa yang ditampilkan
Mengecoh dan membuat semua jadi kebiasaan
Buruk dan baik, kini sudah disamaratakan
Penciptaan karakter karena tontonan
"Acara-acara sampah" mulai bertebaran
Lucu saja yang katanya mendidik generasi bangsa sedangkan tontonan yang sesuai usianya perlahan mulai sirna
Katanya untuk mencerdaskan
"Percuma saja", kalau hanya melakukan pencegahan,
Jika "sebab utama" tidak ada pembatasan
Kelayakan sepatutnya jadi pertimbangan
Bukan jadi bahan permainan
Pantauan dan didikan menjadi benteng seharusnya
Dari sistem yang salah dan sudah menjadi suatu budaya,
Semua mementingkan rating dari pada hal-hal penting
KAMU SEDANG MEMBACA
NEGERIKU MALANG
PoetryKumpulan Sajak dan Pemikiran: ketika rasa kepedulian tak pernah terdengar lagi di setiap diri di negeri ini. Beberapa gambaran polemik di negeri tercinta indonesia.
