Banyak suku budaya,
Hingga ras dan agama,
Bhineka tunggal ika,
Berbeda-beda tetap satu jua.
Negeriku sudah tidak aman?
Hidup dan bernapas sudah banyak perselisihan,
Ada yang saling sikut dengan komedian,
Tapi ada yang mencampuradukkan dengan hal yang berbau kepolitikan.
Ujung batu itu telah tumpul,
Penguasa kata tak boleh lagi unggul,
Demokrasi seperti mati buhul,
Ada sekat,
Ia pemimpin bukan penguasa serba betul.
Momen-momen diresahkan demi kepentingan,
Ada yang membuat kegaduhan,
Pembakaran,
Politisi ikut campur tangan.
Semua perkara saling hujat,
Siapa paling betul,
Saling menjelekkan, bukan menampakkan bapak yang paling bagus punya kinerja.
KAMU SEDANG MEMBACA
NEGERIKU MALANG
PoesíaKumpulan Sajak dan Pemikiran: ketika rasa kepedulian tak pernah terdengar lagi di setiap diri di negeri ini. Beberapa gambaran polemik di negeri tercinta indonesia.
