Keesokan hari nya para pangeran dan para putri yang lain nya datang dan menunggu datang nya tabib istana,sambil menunggu pun mereka mengobrol dan sibuk pada diri mereka sendiri
"Chelsea sepertinya aku harus menyusul ke kamar kak Rafaell"ucap Michael membetul kan jam tangan antik nya di tangan
"Apa Clarra masi belum sadar juga?"tanya Chelsea yang masih dalam posisi berbaring nya
"Hmmm...belum sayang,dia cukup kehilangan darah yang banyak,karna itu kami membutuh kan donor darah yang cocok"ucap Michael yang duduk di pinggir kasur dekat Clarra
"Benar kah?...ini semua pasti salah ku,seandai nya ak...." ucap nya di potong
"Shutt....ini bukan salah siapa siapa,istirahat lah,aku akan membali"ucap nya merasa kan hangat nya genggaman itu mencoba memberhentikan nya berjalan
"Aku ikut" ucap Clarra manja
"Kamu masihh sakit sayang,sebaik nya kamu istirahat yang cukup dan aku akan kembali"ucap Michael mengelus kapala nya
"Tapi aku mau ikut...jika kamu menolak nya aku bisa kok pergi sendiri...awasss...ah"Chelsea dengan keras kepala nya membuat ia terjatuh dan mengejut kan Michael sehingga Michael langsung memeluk nya dan terjatuh dalam pelukan Michael
"Hmmm...aku bisa sendiri kok"ucap Chelsea kesal dan melepas kan pelukaj itu dan pergi
"Hmmm...dasar perempuan,dia yang jatuh dan dia juga yang marah haishhh"ucap Michael menggerutu dan menyusul
.......#.......#......#......#......#......$
"Kenapa tabib itu belum datang?"ucap Stive sambil duduk di atas meja rias bersama Verel"Apa kau sudah ke alamat yang tepat???"tanya Michael
"Sudah kak...."ucap Jordhan
"Jangan jangan kau salah tempat Jo,apa kau yakin yang kau undang adalah tabib istana kita?,dan bukan tukang jamu kan?"tanya Khira
"Kau ini mana ada jamu di jaman ini,ada nya ramuan dan orang yang menjual nya di sebut penyihir"ucap Ellsa yang menyentil telinga Khira
"Awww sakit tau..." ucap Khira
"Tenang lah dia akan segera datang..."ucap Rafaell menutup buku yang sedari tadi telah di baca nya
"Kenapa kau datang Chelsea?kau kan masih sakit"tanya Stive
"Lalu kenapa kalau adik ku datang?dia kan kepo juga"ucap Rafaell meledek Chelsea
"Untung aku masih sakit,jika tidak sudah ku habisi vampire gila ini" gerutu Chelsea yang membelakangi Rafaell
"Apa yang kau kata kan tadi?..."tanya Rafaell mendekati Chelsea
"Ahhh...tidak aku cuma berkata kapan tabib nya datang"ucap Chelsea bohong namun ketahuan Venecca pun tertawa kecil
"Kenapa kau? Kau menertawakan ku?"ucap Chelsea
"Hmmm... tidak kok hanya saja kau lucu..."ucap Venecca
"Hmmm...kakak yang cerewet kau memang kepo kan"ucap Jordhan
"Hmm...ya suka hati mu lah,ketika aku sudah sembuh aku akan mengigit mu dan akan ku buang ke laut"ucap Chelsea
"Enak saja...dia kan pacarku gigit saja kak Michael"ucap Ellsa membela Jordhan
"Michaell kau tidak membela ku?"ucap Chelsea
"........"Michael menggeleng kan kepala nya
"H.mmmmmm" menunduk Chelsea
"Aku akan membela mu,hmmm manis nya"ucap Rafaell yang mencubit pipi Chelsea

KAMU SEDANG MEMBACA
5 PRINCE and 5 PRINCESS
Vampirepenasaran kan apa season dua ini jangan capek capek mau baca cerita aku ya ayo siapa yang penasaran jangan lupa ngebaca nya