Hi guys I come back . Sorry for waiting so long
ilysm x
Edisi sabtu malam jadi gue update kesian jomblo ngenes kayak gue mah || Lo ngapain curhat?
Eey kalo bisa dengerin lagunya Acha Septriasa ft Irwansyah - My Heart sama Bruno Mars - Talking To the Moon.soalnya gue bikin part ini pake lagu itu biar lebih menghayati sih heheh xx
--
Suasana gelap dan dingin seketika membuatku celingak-celinguk ke segala arah,aku mendongak dan menatap awan gelap yang mulai berkumpul membentuk bulatan gelap yang siap menumpahkan airnya dengan deras.
Dengan langkah pelan aku berjalan menyusuri jalanan sebuah kota yang tengah sepi,rintik hujan mulai turun membasahi jalanan yang telah diaspal menjadi berwarna abu-abu.Kutolehkan pandanganku ke kiri dan ke kanan padang rumput yang di penuhi ilalang tampak membentang dengan luasnya.
"Hai," kurasakan ada yang menepuk pundakku dengan pelan,kalau dari suaranya sih dia masih anak laki-laki yang berusia lima sampai enam tahun.Aku menoleh dan seketika anak kecil tadi berubah menjadi lelaki sekitar umur dua puluh tahun yang membawa payung berwarna hijau.
"di mana rumahmu?" suara kecil tadi seketika menjadi berat khas lelaki dewasa."biarkan aku mengantarmu pulang"
Tanganku terangkat dan menunjuk sebuah persimpangan di ujung jalan,laki-laki itu mengulurkan tangannya dan entah kenapa aku langsung menyambutnya.Dia tersenyum ramah kepadaku,lesung pipi samar-samar menghiasi senyumnya.
Kepalaku tiba-tiba terasa di pukul-pukul oleh sesuatu refleks aku memejamkan mataku sementara untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri yang menjalari seluruh bagian dalam kepalaku,tau-tau saja tempat tadi berubah.
Tempat yang semula adalah sebuah jalan yang sedang hujan tergantikan oleh suasana padang rumput yang asri dan sejuk.Ilalang tumbuh bebas di sini seulas senyum tiba-tiba terukir di bibirku.Aku menunduk dan mendapati sebuah dandelion tengah terbang ke arahku.
Aku merunduk dan mengambil dandelion tersebut,sesuatu yang hangat menjalari wajahku dan menutup mataku menghasilkan kegelapan yang agak aneh untukku.Nafas orang yang menutup mataku berhembus hangat di sekitar leherku.
"Kau sangat cantik,"
"Terimakasih,"
"lebih baik kau kembali," bisiknya di telingaku,aroma mint permen menusuk di hidungku."perjalananmu masih panjang"
Aku menyerengit mendengar perkataannya yang sangat susah ku mengerti,"maksudmu apa?"
"aku akan membantumu sebisaku," dia mengacuhkan pertanyaanku."sekarang bangulah"
Tiba-tiba angin berhembus kencang meniup helai rambutku yang terkepang rapi,suasana indah dan sejuk tadi seketika berubah.Hujan turun dengan derasnya membasahi tubuhku,petir menyambar ke sana kemari membuatku mendekap tubuhku sendiri.
Rasa sakit dan nyeri pada kepalaku kembali muncul,aku terduduk di tanah yang becek dan di penuhi lumpur kupejamkan mataku sesaat berusaha mengatasi rasa sakit yang semakin menjadi.
Aku tersadar,Rachel dan Virlie berada di depanku dengan tampang khawatir.Aku celingak-celinguk,perasaan bingung dan heran menghampiriku,di mana lelaki tadi?siapa lelaki berpayung itu?di mana padang rumput yang di penuhi ilalang dan bunga dandelion tadi?
"kau sudah sadar?" tanya Rachel
"apa yang terjadi denganku?" tanyaku balik dengan suara serak
"kau pingsan sejak tadi pagi Jo," jelas Virlie."detak jantungmu tadi melemah,kami sangat khawatir ada apa denganmu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Say 'Hello'; completed
Fanfiction[ book 2 of 3 ] Jika kalian mengira kisah Jocelyn dan Harry sudah berakhir. Kalian salah besar. Copryight americanlt
