Aku ini sebuah bara
Berani injak panas terasa
Aku ini laut tenang
Berani masuk silahkan tenggelam
Silahkan kau pikirkan kembali
Ini sebuah puisi Kekesalan
Ingin rasanya ku cabik
Sediakan tempat untuk amarah
Setidaknya bersukur terhadap diri
Aku bisa berjalan diatas tanah
Luapan emosi
Luapan kekesalan
Aku butuh prosedur
Tidak hanya melindur
Aku butuh proses
Tidak hanya menghasilkan feces
Biar ku lempar jerih payah
Biat ku tulis peristiwa
Tidak hanya akan menjadi hikayat
Namun menjadi batu loncatan
Lihat saja nanti
Siapa yang akan menjadi singa
Siapa yang akan menjadi tupai
Maafkan bila ini terlalu arogan
Aku tidak ingin terlalu nyaman dalam sendu..
Aku ingin bebas dalam diorama yang ku bangun...
