Hari tampak begitu cerah,, sang surya menerangi dunia dengan sinar indah nya,,
Radhika terlihat sedang menikmati indahnya matahari pagi di taman rumah nya,, halaman yang di tumbuhi berbagai macam bunga menambah keindahan disana, suara burung terdengar nyaring membuat suasana hati nya terasa damai,,
"Non kangen ya sama tuan shakti.. Goda bi nilu
"radhika memandang bi nilu
"beberapa hari ini kan tuan shakti tidak datang kesini, pasti non radhu kangen kan?
"dia tidak akan datang kesini lagi bi..
"hah.? Kenapa begitu?
"memang nya siapa yang mau dekat dengan wanita Malang seperti ku..
"non radhu gk boleh bicara seperti itu.
"aku bicara fakta..
"bibi nilu menghela nafas,, bibi yakin tuan shakti bukan pria seperti itu,, non tau waktu non pingsan kemarin dia....
"stop bi aku gk mau dengar itu lagi..
"tapi non..
"bi please,, aku sadar siapa diriku, dan aku tidak akan pernah bisa bahagia,, teman? sahabat?? Itu hanya akan menjadi mimpi bagiku,, aku...
"itu tidak benar non,, suatu hari nanti non akan menemukan kebahagiaan itu,, hari-hari non radhu akan di hiasi dengan canda tawa..
"jangan bermimpi dengan mata terbuka,, itu akan terasa lebih menyakitkan,,
"non...
"setidaknya jangan membuat ku bermimpi bi,, jangan lagi,, aku sudah lelah dengan segala harapan palsu,, aku tidak ingin bermimpi lagi, tidak,, sudah cukup, semua mimpi itu hanya akan menyakiti ku lebih dalam,,
"non harus yakin pada tuhan,,.
"keyakinan apa bi.? Aku selalu percaya pada tuhan,, tapi tuhan selalu mempermainkan ku,, dia selalu menghukum ku untuk dosa yang aku sendiri tidak tahu ntah dosa apa yang telah aku perbuat sehingga dia selalu menguji ku,, aku lelah bi,, aku lelah dengan hidup ku ini,, seandainya bisa, aku ingin mati saat ini juga..
"bi nilu menghela nafas,, baiklah terserah non saja,, bibi gk tau lagi harus mengatakan apa pada non,,
"radhika menatap bibi nilu
"sekarang Non Radhu butuh sesuatu.?
"pengen jus jeruk bi... 'ucap radhika pandangan nya tertuju pada bunga-bunga yang menghiasi halaman rumah nya itu,,
"baiklah non,, non mau ikut kedalam atau disini saja nunggu bibi.? tanya bi nilu,,
"aku disini aja bi ,,
"yasudah bibi buat jus nya dulu ya non... ucap bi nilu lalu beranjak pergi meninggalkan radhika..
~
" 'aku akan selalu bersama mu', radhika mengingat kata-kata shakti
"apa aku boleh merindukanmu.? Tapi siapa diriku ini? Aku bukan siapa-siapa,, kau pria yang sempurna sedangkan aku? Aku hanya bisa menjadi beban,, 'batin radhika mengingat shakti
Radhika memejamkan matanya untuk menikmati udara segar di pagi hari,, kehangatan sinar mentari membuat nya merasa tenang & nyaman,,
tanpa di sadari sejak tadi sudah ada mata yang memperhatikan nya dari kejauhan,,
Dua sosok pria terlihat bersembunyi di balik pohon yang ada di halaman itu,, mata mereka terus mengarah kearah radhika,,
"ntah sampai kapan aku harus bertahan dengan hidup ku ini,, 'batin radhika masih dengan mata terpejam menikmati udara segar saat ini..
Tiba-tiba sebuah sapu tangan menutup mulut & hidung radhika,, radhika sempat meronta berusaha melepaskan diri,, namun mereka sudah memberi obat bius di sapu tangan tersebut sehingga membuat radhika tidak sadar kan diri..
Dua pria itu tersenyum licik saat melihat radhika sudah tak sadarkan diri,, salah satu dari mereka mengangkat tubuh radhika dari kursi roda nya,, sedangkan pria yang 1 lagi terlihat meninggalkan secarik kertas di atas kursi roda radhika, lalu ditimpah nya kertas itu dengan sebuah batu kecil agar kertas tersebut tidak terbang karna angin,,
kedua pria itu terlihat membawa radhika masuk ke sebuah mobil berwarna hitam dengan keadaan radhika yang tidak sadarkan diri,, ntah kemana mereka akan membawa radhika.
~
Bibi nilu kembali ke taman dengan membawa jus yang radhika inginkan,, dia terkejut saat melihat kursi roda majikannya kosong di hadapan nya,,seketika jus yang ada di tangan nya pun jatuh ketanah,, dia berlari menghampiri kursi roda tersebut,
" non radhu non radhu dimana.. non dimana...! Teriak bi nilu panik, bibi nilu berteriak memanggil nama radhika, pandangan nya terhenti saat melihat sebuah kertas yang ditimpah batu berada di atas kursi roda,, di ambil nya kertas itu lalu membaca isi tulisan yang ada di sana..
"000-XXXX "
HUBUNGI NOMOR INI JIKA KALIAN INGIN MELIHAT NYA SELAMAT.!"
Bibi nilu shock saat membaca isi kertas tersebut,, badan nya mulai lemas,,
" non radhu.. non radhu diculik.. 'ucap bi nilu terbata-bata bibir nya terlihat bergetar, bibi nilu berteriak minta tolong sambil menangis,, kecemasan membuat tubuh nya lemas hingga kaki nya tergulai lemas di tanah,, bibi nilu terus berteriak minta tolong sambil memandang kertas yang membuat nya shock itu,,
pak supir datang kesana saat mendengar teriakan bi nilu,,
"heyy nilu ada apa dengan mu kenapa kau berteriak seperti itu & kenapa kau seperti ini? lalu dimana non radhika? kenapa hanya ada kursi roda nya saja disini.? tanya pak mithes
"Non radhu,, non radhu... ucap bi nilu terbata-bata,,
"kenapa dengan non radhu.? dimana dia.? tanya pak mitesh tidak sabar,,
bi nilu menunjukkan kertas tadi kepada pak mitesh,, pak mitesh lalu membaca isi tulisan yang ada disana,, dia terkejut melihat isi tulisan itu,,
"apa ini nilu? apa non radhu di culik.? ucap pak mitesh terbata-bata,,
bi nilu mengangguk lemah air mata nya terus saja mengalir,,
"pak mitesh langsung lemas saat mendapatkan jawaban iya dari bi nilu,, dia bahkan menjambak rambut nya sendiri karena khawatir,,
"bagaimana bisa non radhu di culik.? Kenapa kau meninggalkan nya sendirian.?
"tadi aku mengambil jus untuk nya karena dia minta jus jeruk..
"seharusnya kau tidak membiarkan nya sendirian,, astaga nilu sekarang apa yang harus kita lakukan.?
"non radhu hiks hiks,, tuhan ku mohon lindungi dia.. 'Ucap bi nilu
"ya tuhan,. apa orang-orang jahat itu sudah kembali & menemukan identitas non radhu, tapi bagaimana mungkin bahkan identitas non radhu sudah di rubah sejak dulu.! ucap pak mitesh,,, dia bingung harus melakukan apa sekarang ,,
bibi nilu terlihat sangat lemas karena kejadian ini sampai akhir nya dia tidak sadar kan diri,,
pak mitesh semakin panik saat melihat bi nilu pingsan,, pak mitesh mengangkat tubuh bibi nilu & membawa nya masuk kedalam rumah agar bisa di berikan pertolongan..
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Love & Grudges
Storie d'amorePerjalanan cinta yang sulit ketika harus memilih antara hati & pikiran (ON REVISI) 👉 LANJUT SEASON 2
