Suara Bell menggema dirumah radhika,, bibi nilu pun langsung membuka pintu,, dilihat nya naira yang berdiri di depan pintu..
"maaf non siapa yaa & ada perlu apa..? 'tanya bibi nilu,
"nama ku naira, aku adik nya kak shakti...' ucap naira ramah
"adiknya tuan shakti.?
"naira tersenyum menganggukan kepala nya
"Mari masuk non..
"terima kasih bi... 'ucap naira
"Ohhh ya non, tuan shakti dan....
"mereka sedang ada urusan sebentar,, nanti akan segera kesini bi...' ucap naira
"Ohhh baiklah kalau begitu,, non naira mau minum apa.?
"hmmm jus jeruk deh bi,
"baiklah tunggu sebentar yaa non bibi buat kan dulu,
"naira mengangguk ,,terima kasih..
>Di rumah sakit
"Shakti kenapa harus ke rumah sakit sih,, sudah ku bilang aku baik-baik saja... 'ucap radhika pelan
"tidak ada komentar...' jawab shakti singkat
"radhika menghela nafas
Shakti membawa radhika menemui dokter,, dokter memeriksa keadaan nya,, setelah 10 menit akhirnya suster memanggil shakti untuk masuk ke dalam ruangan radhika,,
"dok bagaimana keadaan nya,,? apa ada yang serius,? bagaimana dengan perut nya,? kenapa dia terus mual dari tadi,? tanya shakti bertubi tubi.
"dokter itu tersenyum melihat kekhawatiran shakti,,sebelum nya perkenalkan saya dokter Risha,,
"saya shakti dok, lalu bagaimana keadaan nya?
" tenang lah tuan istri anda baik-baik saja..
"shakti & radhika saling pandang,,
"istri...!? Ucap shakti & radhika bersamaan
"dokter Risha mengernyitkan kening nya bingung,, kalian suami istri kan.?
"tidak dok,, kami belum menikah... 'jawab shakti.
"benarkah,,? Maaf saya pikir kalian sudah menikah, kalian sangat cocok,, sungguh.! Jika begitu saya doakan semoga kalian cepat menikah...'ucap dokter Risha .
"shakti & radhika saling pandang satu sama lain..
"Ohhh ya dok kenapa perut nya mual.? tanya shakti mengalihkan pembicaraan ,,
"tidak masalah, dia hanya salah makan saja, saya sudah memberikan nya obat agar rasa mual nya hilang., tidak ada yang perlu di khawatirkan, dia baik-baik saja, tapi iya kondisi fisik nya sedikit lemah, pastikan dia tidak kelelahan, suruh dia banyak istirahat & jangan terlalu banyak pikiran... 'jelas dokter Risha .
"kamu dengar itu radz , banyak istirahat & jangan banyak pikiran,,.! Ucap shakti
"radhika menganggukn kepala nya,,
"yasudah dok terima kasih yaa,, apa sekarang radhika sudah boleh pulang.? tanya shakti.
"tentu saja,, jangan lupa pastikan dia istirahat yang cukup,, saya permisi dulu ya,, jaga kesehatan ya nona radhika... 'ucap sang dokter lalu beranjak meninggalkan mereka berdua,,
Shakti duduk di samping radhika,,
"gimana apa perutnya masih mual.? tanya shakti lembut memegang perut radhika,,
"radhika melihat tangan shakti yang menyentuh perut nya..
"shakti yang menyadari itu langsung menarik tangan nya,, ehhh maaf... 'ucap shakti
"sudah tidak mual lagi,, terima kasih yaa sudah peduli dengan ku...' ucap radhika..
Shakti mengusap lembut kening radhika hingga ke rambut nya,,
'Sekarang kita pulang yaa,, mereka
pasti sudah menunggu..
"radhika menganggukan kepala nya,
Jujur saja dia terus memikirkan kepedulian shakti dengan nya beberapa hari ini,,
Tidak ada pembicaraan diantara mereka berdua saat berada di dalam mobil,, shakti menghentikan mobil nya di pinggir jalan,,
"tunggu sebentar yaa... 'ucap shakti
"mau kemana.?
"tunggu saja oke,, ucap shakti lalu keluar dari mobil meninggalkan radhika.
"radhika menatap shakti yang beranjak meninggalkan nya,
Radhika mengalihkan pandangan ke arah jendela mobil,,
"kepedulian nya terhadap ku membuat ku semakin takut kehilangan nya,,aku takut tuhan merenggut nya dari ku... 'batin radhika
Beberapa menit kemudian shakti kembali ke mobil dengan membawa kantong plastik di tangan nya,,
"heyy jangan melamun...' ucap shakti mengagetkan radhika
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Love & Grudges
RomansaPerjalanan cinta yang sulit ketika harus memilih antara hati & pikiran (ON REVISI) 👉 LANJUT SEASON 2
