.
,
Sedari awal batinku sadar, adamu menyergap hati dengan rasa yang dulu pernah mendiami. Namun keangkuhan akan suatu pengakuan selalu merajai diri. Menyekat sapa, lalu mengurungnya pada kebisuan.
Hingga detik ini, walau nyata kurasa damba mulai menyesak ruang hati. Masih saja ada yang mendera laju asa untuk dapat sepenuhnya percaya. Bahwa rasa ini pantas untuk menjadi lebih dari sekedar asa. Bahwa semuanya tak akan berakhir sia-sia.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Feelings.
PoésieMari mengingat, mengenang kembali; memeluk dan menyumpahi janji; menjatuhkan hati di antara luka yang abadi; menangisi sosok yang telah lama pergi.... untuk kemudian mengikhlaskan rasa dan menabahkan diri. Untuk apapun yang telah terjadi, kudo'akan...
