Katakanlah semesta, dia adalah sesatunya jiwa yang berpijar di langit dan di bumi.
Yang menabur benih sampai ke ubun-ubun.
Yang menyemai asa hingga tiada lagi tersisa.
Katakanlah semesta, dia adalah sesatunya jiwa yang berpijar di langit dan di bumi.
Mengerti akan makna cinta yang tak harus memiliki.
Meski terkadang diri ini dibuatnya seperti budak yang terkhianati janji.
Katakanlah semesta, adakah indah menanti di akhir masa karena telah sedemikian sengsara jiwa ini dibelenggu takdir asmara.
-ditulis kala rindu sedang meradang, tak tertahankan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Feelings.
ŞiirMari mengingat, mengenang kembali; memeluk dan menyumpahi janji; menjatuhkan hati di antara luka yang abadi; menangisi sosok yang telah lama pergi.... untuk kemudian mengikhlaskan rasa dan menabahkan diri. Untuk apapun yang telah terjadi, kudo'akan...
