AWAL

16 4 2
                                    

Angin segar berhembus melewati diriku,rasa nyaman dan tenang terukir di dalam hatiku dan juga pikiranku,yah mau bagaimana tidak saat ini aku berada di bawah pohon yang cukup besar di belakang sekolah tempat ternyaman bagiku untuk menenangkan diri,dari rasa stress,rasa kacau,rasa sedih ataupun rasa yang paling menyakitkan.

Aku masih diam membeku merasakan hawa segar menerpa diriku,aku ingin pergi jauh sangat jauh melepaskan pikiran yang ada di dunia ini dunia yang kejam ini walau aku tau aku tidak akan pernah bisa dan hanya bisa menunggu saat waktuku di sini habis saja.di dunia ini aku tidak tau harus melakukan apa itulah yang membuatku berfikiran untuk menghentikan secara paksa waktuku di dunia ini.aku tidak memiliki apa-apa hanya keluarga yang mendukungku teman ? Jangan berbicara soal yang namanya pertemanan di dunia ini karena...

Teman di dunia ini hanya ilusi belaka,orang-orang sering berbicara "ayo kita berteman"," bagaimana kalau kita berteman dan melakukan hal bersama.",tapi,bagiku itu semua hanya sebuah ucapan tanpa dasar dari sebuah perasaan.seseorang hanya ingin berteman karena mereka merasakan rasa kesepian kesendirian dan juga keheningan yang cukup lama.Jika mereka sudah menemukan yang lain mereka akan meninggalkannya.

Apakah ini batas dari manusia ? Apakah manusia memang tidak bisa melakukan apapun sendiri ? Jawabanku adalah tidak....jika manusia dapat menghapus hati dan perasaannya maka dia dapat melakukannya sendiran tanpa orang lain.di dunia ini yang memiliki teman akan bahagia yang tidak memiliki teman akan kesepian,yah...ungkapan itu memang ada benarnya, kadangkala seseorang harus mengorbankan dirinya sendiri agar dapat di akui sebagai temannya walau harus merubah sikapnya membuang sifat aslinya agar dapat di terima di sana.

Lalu bagaimana dengan rasa iri terhadap bakat seseorang ?

seseorang yang tidak memiliki bakat hanya dapat berjuang dengan keras tapi sebagian dari mereka memutuskan untuk berhenti,berhenti bersaing dengan orang yang memiliki bakat,karena...jika mereka berlari terlalu jauh maka semakin jauh juga mereka dengan yang namanya kebahagiaan.kenapa aku bisa berkesimpulan seperti itu ? Karena...sebagian besar orang yang tidak memiliki bakat akan mengorbankan waktunya untuk mengejar orang yang memiliki bakat sehingga saat dia menengok ke belakang dia...tidak memiliki seseorang yang bersama dengan dirinya lagi.

Mereka semua menghilang meninggalkannya mencari rekan yang baru yang satu pemikiran dengan mereka,lalu apakah sistem di dunia ini sudah adil ? Kurasa sudah hanya saja bukan sistem yang salah melainkan hati manusia sendiri yang salah.yah...aku tidak akan menyalahkan manusia karena pada dasarnya kita adalah makhluk yang harus akan kekuatan,kekuatan untuk berjalan di jalan yang berbahaya.lalu apa yang salah dengan dunia ini ? Apa hanya pemikiran ku saja yang salah ? Lalu apakah ada orang yang dapat menuntunmu ke arah yang benar.

Semua itu hanya ilusi....hati manusia saat ini sudah menghitam yang ada hanya sebuah pecahan cahaya yang masih bersinar lalu cahaya apa itu ?cahaya untuk bertahan ? Cahaya untuk terus maju ? Atau cahaya keputusasaan ?aku tidak tau....

Whooossss

Angin segar menerpaku lagi tapi berbeda dengan yang sebelumnya kali ini lebih besar seakan akan dia ingin membawaku pergi dari dunia ini,aku memejamkan mataku sejenak sambil mengambil nafas sedalam dalamnya lalu menghembuskanya dengan kasar.aku kembali termenung setelah pikiranku bertempur mati-matian menyangkal akan dunia ini.semuanya terlihat samar bagiku apakah akan ada orang yang memberitahukannya kepadaku tidak memberiku petunjuk apa yang harus aku lakukan di dunia ini,kalau pun ada siapakah orang itu ?

TING TONG

Bell tanda waktu istirahat bagi semua siswa telah habis sekarang mereka harus melanjutkan aktivitas mereka sebelumnya agar dapat pulang dengan tenang.

Aku berjalan dengan expresi datar sama seperti tahun tahun sebelumnya saat SD,SMP maupun sekarang SMA teman teman tidak orang orang sering menghiraukanku menganggapku tidak ada,yah tidak masalah juga bagiku aku sudah terbiasa dengan itu,bukan berarti aku orangnya pendiam hanya saja aku tidak tertarik sama sekali mengobrol dengan mereka lagi pula tidak ada ikatan teman antara aku dengan mereka.menganggap sebuah perkelahian di kelas hal biasa dan aku sering mengacuhkannya tidak ingin terlibat dengan hal yang membuatku kerepotan nantinya, yah...aku hanya bisa diam dan mengalihkan pandanganku keluar jendela.

Oh iya sebelumnya,namaku rei hotaro bisa kalian panggil aku Rei atau juga hotaro,toh juga sama-sama nama kan.aku kelas 11b di SMA satu ini tidak memiliki teman tidak memiliki bakat yang ada hanya kelemahan dan kelemahan saja.aku akan bercerita sedikit tentang kehidupanku pada kalian semua.

TERIMA KASIH TELAH MEMBACA SEMUA.

Note : - jika berkenan berikan komentar,saran dan juga kritikannya ya karena saran anda dapat membantu saya dalam menulis.

TERIMA KASIH
GamersDanzt

Negatife dan PositifTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang