Chanyeol mendekatiku, aku menghindar.
Aku menamainya pria tampan kedua setelah Taehyung.
Tapi bagaimana pun juga, aku tak bisa membuka hatiku untuk Chanyeol.
Sama dengan yang lainnya, Chanyeol tak mengetahui hubunganku dengan Taehyung.
"Mau sampai kapan kau bersembunyi di perpustakaan?" Tanya Chanyeol penuh perhatian padaku.
Aku jadi tak enak untuk mengabaikannya.
"Aku tak bersembunyi disini. Aku hanya ingin membaca," jawabku sekenanya.
Chanyeol menepuk pucuk kepalaku dengan lembut kemudian mengacak surai hitam pekatku.
Rambutku berantakan karena ulah Chanyeol.
"Pantas saja keberadaanmu tak diketahui,"
Aku tersenyum kecut menanggapi ucapan Chanyeol.
Semua yang dikatakan Chanyeol tak pernah salah. Keberadaanku memang tak pernah diketahui oleh siapapun.
Tanpa kusadari, Taehyung memandangku penuh arti dari sisi bangku lain.
