Apa semua ini kamu yang siap kan ly?" Tny ku lagi
"Ya aku membayar orang untuk siapin semua ini illy dan ini semua untuk kamu! Apa kamu suka?" tanya ally
"Makasih ya ly ini sangat indah!" Ucap ku sambil ku pandangi dekorasi di sekeliling ku
Ya aku saat ini berada di suatu ruangan dan di dekorasi seperti taman bunga dan bukan hanya itu gambar 3 dimensi membuat ku seakan merasakan itu benar benar nyata
hujan, pelangi kupu kupu seakan bergerak itu sangat indah
Dan di sana ada ayunan besar
"Kita duduk di sana ya!" Ajak ally sambil membimbingku
"Berapa lama kamu siapain ini semua ly? Dan pasti bukan hal mudah membuat ini semua dan ini semua ga murah!" Ucap ku sambil menatap ally
Lagi lagi ally hanya tersenyum
"Sudah selesai bicara nya cantik?" Ucap ally sambil menarik hidung ku
"Auww sakit ly!" Teriakku dan ally pun berlutut di hadapan ku
"Ally bangun dong, ngapain sich kamu!" Ucap ku sambil mencoba menarik bahu ally agar berdiri
"Illy dengar aku baik baik ya, apa yang aku lakukan semua ini semata mata aku ingin membuat mu bahagia ly, aku ga peduli berapa lama dan berapa banyak untuk semua ini ,aku ingin melihat kamu tersenyum bahagia, aku ingin selalu melihat pelangi kebahagiaan di wajah mu illy !" Ucap ally sambil dia mengeluarkan sebuah kotak kecil dan menyodorkan di depan ku
"Illy, aku tak bisa menunda ini semua, illy mau kah kamu menikah dengan ku? Menjadi pendamping hidup ku dalam suka dan duka , dalam segala hal, mau kah kamu menjadi ibu dari anak anak ku kelak?" Tanya ally dan membuka kotak yang berisi cincin permata yang indah
"Ally apa yang kamu harapkan dari aku?" Ucap ku sambil menitikan airmata dan ally menatap ku penuh tanya
"Aku tak punya apa apa ly, aku bahkan ga tau asal usul ku, sedangkan kamu ? Kamu sudah menemukan keluarga mu , dan kau lihat sekarang aku ally? Apa yang kamu harapkan dari ku seorang wanita tanpa rambut, bahkan sebagian ingatan masa lalu ku pun telah hilang dari ku ly, aku tak pantas menerima ini semua ly!"ucap ku sambil ku coba menahan airmata ku
Ya aku harus sadar diri,
Ally sudah menceritakan semua nya tentang kluarga nya dan aku merasa ga pantas untuk mendampingi ally
Ally pun berdiri dan memeluk ku
"Kenapa kamu bicara seperti itu illy?"
"Illy dengar baik baik, aku menerima kamu apa adanya, aku ga peduli siapa kamu dan bagaimana kamu, yg aku pedulikan adalah aku mencintai kamu illy, aku ingin membahagiakan kamu dan aku ingin menjadi pangeran yang kamu impikan semasa kecil!" Ucap ally
"Tapi ally, aku belum mampu mengingat semua nya ally!"
"Aku ga butuh itu semua illy, aku ga butuh kamu mengingat masa lalu yang aku mau kamu memikirkan masa depan kita, kamu mau kan illy menemani aku menghabiskan sisa umur ku di dunia ini?"
Ku tatap kedua mata ally dan aku pun menemukan cinta tulus terpancar dari sana
"Aku mau ally, aku mau hidup bersama mu sebagai teman hidup mu!" Jawab ku
Dan ally mengecup keningku sangat dalam
tepuk tangan riuh membuat ku terkejut dan melepaskan pelukan ally
Dan ku lihat papa, mama, kak rafa, mama papa ally dan keiza tersenyum sambil bertepuk tangan
Papa mama pun memeluk ku
"Selamat sayang, kamu pantas mendapatkan kebahagiaan ini!" Ucap mama
Papa mama ally pun mendekati kami
"Maafkan papa nak, karena papa pernah membuat kalian terpisah!"
"Kalian pantas untuk bahagia!" Ucap mama ally
"Selamat ya, kakak minta maaf karena kakak pernah egois dan memisahkan kalian!" Ucap kak rafa
"Selamat ya ly, illy memang pantas unt kamu perjuangkan !" Ucap keiza
Aku pun hanya mampu menatap mereka dengan penuh tanda tanya karna aku harus meraba raba arti ucapan meraka
"Apa yang kamu pikirkan sayang?" Tanya ally membuyarkan lamunan ku
"Jujur aku bingung dengan semua ini? Apa maksud semua ucapan mereka? Dan sebenarnya apa yang terjadi?dan ini sebenarnya dimana ly, kenapa semua ada di sini?"
"Bukan kah aku sudah bilang, tak perlu kamu mengingat semua itu sayang , semua sudah terjadi biarlah terjadi dan saat ini pelangi kebahagiaan telah menanti kita, semua nya aku yang undang sayang dan ini adalah salah satu bagian dari rumah yang nantinya akan menjadi rumah kita,!"
"Apa rumah kita?kamu sudah menyiapkan semua nya?"
" iya sayang!"
" kenapa kamu sangat yakin kalau aku akan menerima mu?"
"karena aku yakin kamu adalah pasangan yg Tuhan berikan untukku, illy mau kah kau menikah dgn ku?" Tny ally lagi
dan aku pun tersenyum sambil menganggukan kepala dan ally menyematkan cincin di jari manis ku
semua pun bertepuk tangan
***
"Sayang aku berjanji ga akan ku biarkan awan gelap mengahalangi kebahagiaan kita!" Ucap ally sambil mengusap lembut kepala ku
"Pelangi kebahagiaan itu telah datang ally, seperti pelangi yang selalu hadir sehabis hujan, di balik duka dan kesedihan telah ada kebahagiaan yang menanti" ucap ku
"Ingatlah sayang Tuhan tak pernah tidur, Tak ada persoalan yang tak mempunyai jalan keluar!"
"Terima kasih ally karena kamu menghadirkan pelangi itu untukku!"
"Aku melakukan nya karena aku mencintaimu illy, i love you!" Ucap ally
"I love u too ally!"
Senyum kebahagaiaan pun menghiasi wajah kami
Bagaimana dengan anda??
Masih kah awan gelap menyelimuti langkah hidup mu??
Percayalah semua itu akan cepat berlalu dan pelangi akan menggantikan awan gelap
Percayalah Tuhan tak akan pernah memberikan cobaan melebihi batas kemampuan kita.
Tapi bagaimana dengan kita??
Mampu kah kita berserah dan meminta pertolongan Tuhan
Dan bersabar menanti waktu yang Tuhan tentukan untuk pelangi itu datang??
Atau kita putus asa dan terpuruk dengan persoalan hidup kita dan membiarkan awan pekat terus menghalangi pelangi itu??
Semua ada di tangan kita masing masing
Ingat Tuhan tak pernah tidur
Pelangi akan datang sehabis hujan
Di balik kesedihan dan persoalan pasti ada kebahagiaan dan hikmah yang ada di dalamnya
****END****
Akhirnya selesai juga
Sorry jika cerbung nya jelek dan tak sesuai keinginan dan harapan. Thanks sudah baca like n coment cerbung yang ga jelas ini
love u all muahhh
KAMU SEDANG MEMBACA
Pelangi sehabis hujan
Romance"Langit lihat di atas sana!" Teriak gadis kecil berumur 8th "Ada apa bintang?" Tanya cowok yg seumuran.. Dan langit pun mengikuti arah jari telunjuk bintang "Pelangi!" Pekik bintang.. Langit pun tesenyum sambil memperhatikan pelangi itu. "Indah ya!"...
