Part 8 (Penderitaan Prilly)

6K 174 1
                                        

Prilly menunggu Aliando melamarnya dari pagi sampai sore.Tapi Aliando tidak kunjung datang.Prilly gelisah kalau Aliando nggak datang.Lili menghampiri Prilly.
"Sayang,Aliando belum datangnya" Tanya Lili.
"Belum Ma" Jawab Prilly gelisah.
"Ya udah,Prilly telpon Aliando dulu" Ucap Prilly.
Prilly menelpon Aliando.Tapi telpon Prilly tidak di angkat.Ternyata Aliando lupa membawa hpnya.Prilly menelpon Aliando berkali kali tapi tidak di angkat.
"Nggak di angkat,Ma" Ucap Prilly.
"Ya udah,Coba kamu telepon Resepsionis Apartemen Aliando" Ucap Lili.
"Iya,Ma" Ucap Prilly.
Prilly menelpon Resepsionis.
"Hallo" Ucap Resepsionis.
"Hallo,Mbak .Ini saya Prilly,Saya mau cari Aliando Zefarino,Aliando yang ada" Tanya Prilly.
"Oh Aliando tadi siang dia pergi ke luar negeri" Jawab Resepsionis.
Prilly terkejut mendengar perkataan Resepsionis.Prilly menangis mengetahui Aliando pergi dari tanggung jawabnya ke Prilly.
"Dulu aku terlalu sayang
Dan Terlalu mencintainya
Tetapi kini dia telah pergi
Meninggalkan diriku ini
Aku kecewa"
Prilly bernyanyi dan menangis bersandar di tiang sambil mengingat kenangan indah bersama Aliando dari awal mereka bertemu sampai mereka jadian.
"Baru diriku mengalami hoooo
Betapa sakitnya patah hati
Mengapa dulu dia yang ku cintai
Tiada mungkin luka di obatin
Selain dia mau kembali
Hidup berdua aku dan dia
Berumah tangga dengannya"
Prilly bernyanyi sambil berjalan.Prilly menangis dan mengingat Aliando yang menghamili dan mengingat kejadian kemaren Aliando begitu senang mendengar dari dokter kalau dia hamil dan Aliando berjanji bakal menikahin Prilly.Tapi ternyata Aliando pergi dari tanggung jawabnya.
Prilly menangis.Prilly pingsan.
Lili terkejut.
"Sayang bangun sayang" Ucap Lili menepuk Pipi lembut.
Beberapa Saat Kemudian.
Prilly berada di kamarnya dan Dokter sedang memeriksa Prilly.Lili dan Raka menunggu Dokter keluar.Dokter keluar dari kamar Prilly.
"Ngimana keadaan anak saya Dok" Tanya Raka.
"Prilly nggak apa apa,Dia pingsan karena terlalu Syok dan Prilly juga sedang hamil" Jawab Dokter.
"Apa hamil" Tanya Mereka berdua.
"Bapak dan Ibu,Tidak tau kalau anak kalian sedang mengandung 2 minggu" Jawab Dokter.
Beberapa Saat Kemudian.
Dokter pulang dari rumah Prilly.Prilly tersadar dari pingsannya.Raka dan Lili melihat Prilly sadar dari pingsannya.Lili menangis mengetahui anak yang hamil di luar nikah dan Raka marah mengetahui Prilly hamil.Raka menarik tangan Prilly kasar.Prilly terkejut.Lili mengejar Mereka.Raka mendorong Prilly.Prilly hampir jatuh Tapi Lili menahan tubuh Prilly.
"Plak"
Raka menampar Prilly.Prilly terkejut.
"Papa tanya siapa yang menghamili kamu" Tanya Raka Marah.
Prilly tetap diam sambil menangis.
"Prilly jawab Papa" Ucap Raka marah ingin memukul Prilly.
"Papa,Stop" Teriak Lili.
Lili memegang kedua bahu Prilly.Prilly menatap Lili menangis.
"Mama,Tanya siapa yang menghamili kamu,Jawab Sayang,Kamu jangan takut mama nggak akan marahin Prilly" Tanya Lili menangis.
"Aliando Ma" Jawab Prilly menangis.
Raka dan Lili terkejut ternyata Aliando yang selama ini mereka anggap sebagai anaknya sendiri dengan teganya menghamili Prilly.
"Kenapa bisa sayang" Tanya Lili.
"Mama,Ingat nggak kejadian 2 minggu yang lalu,Saat Prilly pulang pagi.Saat Prilly bilang kalau Prilly nginap di rumah teman.Malam itu Prilly diperkosa Aliando Ma,Saat itu Aliando dalam keadaan mabuk,Jadinya Aliando meperkosa Prilly Ma,Ma Maafin Prilly Ma,Prilly nggak bisa menjaga kehormatan Prilly" Ucap Prilly menangis.
Lili menangis terkejut mendengar perkataan anaknya.
"Papa akan meminta pertanggung jawaban Aliando" Ucap Raka Marah.
"Percuma Pa,Aliando udah pergi ke luar negeri" Ucap Prilly menangis.
Raka dan Lili terkejut mendengar perkataan Prilly kalau Aliando pergi ke luar negeri.
"Sekarang Papa mau kamu ngugurin kandungan kamu" Ucap Raka Marah.
"Papa" Teriak Lili terkejut mendengar perkataan Raka.
"Nggak Pa,Prilly nggak akan ngugurin kandungan ini" Ucap Prilly menolak permintaan Raka.
"Oke,Sekarang kamu Prilly.Kamu ngugurin kandungan kamu atau kamu pergi dari sini" Ucap Raka Tegas.
"Prilly lebih baik pergi dari rumah ini,Daripada Prilly mengugurin kandungan Prilly" Ucap Prilly berdiri dari lantai.
"Sekarang pergi kamu dari rumah ini" Ucap Raka.
Prilly menangis berjalan menuju keluar rumah.Lili mengejar Prilly.Mereka di depan Pintu.
Tiba tiba Hujan turun.
Lili memegang tangan Prilly.Prilly menoleh berbalik badan.Berdiri di hadapan Lili.
"Nak,Ini lagi hujan Nak,Kamu mau pergi kemana" Tanya Lili khawatir.
"Prilly nggak tau Ma,Mau pergi kemana,Tapi lebih baik Prilly pergi daripada Prilly mengugurin janin tak berdosa ini" Jawab Prilly mengelus perutnya.
Lili mengeluarkan dompetnya dan mengambil uang 2 juta.
"Ini Nak" Ucap Lili memberikan uang itu ke Prilly.
"Nggak usah Ma,Prilly udah mengecewain Mama" Ucap Prilly menyesal.
"Nggak sayang,Mama nggak kecewa sama Prilly,Sekarang kamu terima uang itu untuk keperluan kamu dan mencari kontrakan,Pesan Mama.Kamu harus menjaga calon cucu Mama" Ucap Lili mengelus Perut Prilly.
"Makasih Ma" Ucap Prilly menerima uang itu.
"Kalau kamu butuh apa apa,Jangan sungkan sungkan untuk telpon Mama" Ucap Lili.
"Iya Ma" Ucap Prilly.
Prilly memeluk Lili.Lili membalas pelukan Prilly sambil menangis.
"Kamu jaga diri baik baik ya dan jaga calon cucu Mama" Ucap Lili.
"Iya Ma" Ucap Prilly.
Prilly melepaskan pelukannya.
Prilly berjalan di tengah hujan meninggalkan rumah.
"Prilly" Teriak Lili menangis.
Prilly berjalan kaki di tengah hujan sambil mengelus Perutnya.

BERSAMBUNG


Vote And Comment.

Dosa Karena Cinta (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang