.":*-|<Hepi reding>|-*:".
"Sowon!!! "
"lo mau ngapain sowon, siapapun tolong!!! Dokter tolong ada seseorang yang lepas alat bantu pernafasan sowon." yuju
"Ada apa? Sebentar kamu jangan panik, Silakan tunggu sebentar di luar." dokter
"Baik dok, saya tunggu diluar. " yuju
"Ju, lo ngapain disini? " tanya jin yang baru datang
"E anu... Anu.. Aku berangkat dulu ya oppa. " yuju
"Lo mau kemana? Ko tingkahnya yuju mencurigakan." batin jin
.
.
.
"Saya mau absen dulu, bagi yang disebutkan namanya harap bilang hadir ." songsaenim
"Choi seung cheol."
hadir
"Yoon junghan. "
hadir
"Hong jisoo."
hadir
"Kim jisoo. "
hadir
"Jung yerin. "
hadir
"Kim taehyung. "
hadir
"Im nayeon. "
hadir
"Park jimin."
hadir
"Oh hayoung. "
hadir
"Yook sungjae "
hadir
"Lim nayoung. "
hadir
"Park soo young. "
hadir
"Kim sojung."
"Kim sojung? "
"Kim sojung ngga masuk? " songsaenim
"Sakit pa." v
"Baik, buka bukunya halaman 123 dan baca apabila ada yang bingung silakan tanya sama mbah gugel. " songsaenim
.
.
.
Diwaktu yang bersamaan di kelas eunha, dia terlihat sedang memikirkan sesuatu di saat songsaenim sibuk mengabsen.
"Gimana kabar lo won, gue terus kepikiran lo." batin eunha
"yugyeom. "
Hadir
" jungkook. "
Hadir
"Lisa. "
Hadir
"Chaeyoung. "
Hadir
"Jihyo. "
Hadir
"yuju. "
Hadir
"Eunha. "
...
"Eunha? "
...
"Walaupun kita baru kenal, tapi gue ngerasa.... " batin eunha"Eunha!! "
Kangen sama lo
"Hahahahaha,,,, wkakakak,,,,,, 555555,,,,,ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ,,,,하하하하하하하하..." semua siswa ketawain eunha
"Eunha? Kamu ngapain pagi pagi udah ngelamun?" songsaenim
"Maaf, saya lagi banyak pikiran pa jadi ngga fokus. " eunha
"'Apa kamu sakit? Ku uks aja. " songsaenim
"Tidak usah pa, makasih. "Eunha
"Apa bener kami baik baik saja? " songsaenim
"Iya pa. " eunha
"kita mulai pelajaran nya. " songsaenim
.
.
.
"lo tadi mikirin apa dikelas? Sampe ditanya kabar sama songsaenim lo malah jawab kangen." ledek yuju
"Em, gue ngga mikirin apa apa ko, cuma lagi banyak pikiran. "Eunha
"Bener? Apa ada bisa gue bantu? Kalo ngga gue pergi dulu. " yuju
"Tunggu." eunha
"Kenapa?" yuju
"Emang ada yang lucu ya tadi? " eunha
"Ya begitulah, lo tau kan seisi kelas nertawain lo. Berarti bagi mereka itu hal yang lucu. " yuju
"Tunggu. " eunha
"Kenapa lagi? " yuju
"Gimana kabar sowon. " eunha
"Dari kemarin belum nunjukin perubahan apapun. " yuju
"Tapi dia baik baik aja kan? " eunha
"Lo banyak tanya amat sih, mending lo jengukin sowon unnie sendiri. Biar tau keadaannya secara langsung. " yuju
"Tunggu. " eunha
"Apa lagi bantet? " yuju
" makasih udah kasih tau keadaan sowon ke gue." eunha.
"Yoi, gue pergi duluan annyeong. " yuju tetap berdiri ditempat
"Kenapa ngga jadi pergi? Apa ada yang ketinggalan?" eunha
"Ngga ko, cuma mastiin kalo lo bilang tunggu lagi, gue bakal cium lo. " yuju
"Ngga ko, udah sana pergi. " eunha
"Annyeong bantet." yuju
"Ne annyeong. " eunha.
.
.
"Un, kita cari mangsa yuk! " sinb
"Ngga ah bi, gue lagi ngga mood. Gue terus kepikiran sama sowon unnie, gimana ya kabarnya. Lagian gue bentar lagi kelas dua belas gue mau fokus belajar aja." yerin
"Yah, unnie sekarang mulai ngga asik kaya sowon. " sinb
"Kalian lagi pada ngapain? " yuju
"Lagi diem diem bae ju, bosen. " yerin
"Ju cari mangsa yuk yerin ngga mau. " sinb
"Sori tapi gue juga ngga mood bi, mendingan lo tobat deh. " yuju
"Kenapa sih jadi ngga asik semua kaya sowon. Ya udahlah gue cari temen lain aja, yang bisa diajak seru seruan ngga kaya kalian malah mlempem. " sinb
"Sinb, lo mau kemana? " yerin
"Gue kan udah bilang, gue mau pergi cari temen lain yang lebih seru daripada kalian. " sinb
"Apa lo ngga bisa ngerasain gimana keadaan sowon unnie sekarang? Lo malah sibuk ngelakuin hal ngga jelas kaya gitu, sekali kali lo pikirin orang lain bi jangan pikirin siri sendiri terus." tanya yerin nampar pipi sinb
"Udah un, sabar. " yuju
"Apa bener gue udah ngga dianggep disini? Mulai sekarang gue keluar dari grup yang lemah ini!! " sinb
"Sinb, lo mau kemana? Bentar ya un, gue susul sinb dulu." yuju
"Ngga usah ju, paling dia lagi ngga sadar nanti kalo sadar palingan dia minta maaf. " yerin
"Tapi un. " yuju.
"Gue bilang ngga usah ju!!!" bentak yerin
"Ne un. " yuju
.
.
.
"Hyung, gimana jadi minta file-nya ke pa siwon? " v
"Iya jadi, tapi nanti. Beliau lagi ada rapat sama semua guru jadi ngga bisa diganggu, apalagi urusan kita juga ngga begitu penting bagi mereka. " jin
"Gimana ngga penting? Ini menyangkut hidup sowon hyung! " v
"Emang sudah pasti orang yang bernama eunbi sekolah disini? Bisa juga dia temen sowon diluar sekolah. " jin
"Kita jangan gegabah ngambil keputusan, emang lo udah konfirmasi sama bokapnya sowon? " RM
"Emang lo ngga tau kalo bokapnya sowon siapa? " jin
"Ngga, menurut gue dia pasti orangnya cuek. Sampe sampe dia ngga nengokin anaknya yang lagi sakit hampir sekarat lebih tepatnya." suga
"Lo ngga boleh ngomong gitu, sama aja lo doain sowon sekarat." RM
"Ngomong ngomong kenapa pa heechul kemarin nengokin sowon? Bukannya beliau yang bikin sowon seperti ini? " jimin
"Mungkin sebuah permintaan maaf karena udah buat sowon nuna jadi kaya gitu. " jungkook
"Atau jangan jangan pa heechul bokapnya sowon? " jawab asal jhope
"Bisa jadi tuh, tumben otak lo cerdas? " suga
"Apa yang jhope omongin bener, pa heechul itu bokapnya sowon. " jin
"Udahlah jangan pada ngigo, kaya sowon aja. Mending kita ke kantin, gue udah laper banget nih. " jungkook
"Let's go. " jhope
.
.
.
"Kayaknya mag gue kambuh deh, dari kemarin malam gue belum sempat makan. " eunha
"Nih makan." sinb melempar sekotak kopi dan sebungkus roti
"Eh, sinb lo ngapain disini? ." eunha
"Kenapa? Ini kan tempat umum otomatis siapapun boleh kesini kan? " sinb
"Bener juga sih, btw makanannya aman kan ngga ada racun? " eunha
"Iyalah, emang gue sinb kumala wongso yang racunin kopi temennya sendiri?" ledek sinb
"Makasih, buat makanan sama minumannya. " eunha
"Lo masih betah disini? Apa jangan jangan lo belum move on sama gue? " sinb
"Kepedean amat lo!! Udahlah gue mau pergi, lagi ngga mood berantem sama lo. " eunha
"Bukannya lo paling seneng berantem sama gue? Apa gara gara sowon juga lo ngehindar dari gue? " tanya sinb yang membuat eunha berhenti
"Maksud lo? Gue ngga paham. " eunha
"Sejak sowon sakit, semua khawatirin dia, ngga ada yang peduliin gue. Apa gue ada salah sama kalian sampe pada ngejauhin gue? Apa sowon sakit penyebabnya gue? " sinb
"Kenapa lo berfikir begitu bi? Atas dasar apa lo bisa bilang kaya gitu?" tanya eunha balik
"Gue kan udah bilang, semenjak sowon sakit gue ngga dianggep ada sama mereka termasuk lo. " Tanpa sadar sinb menjatuhkan air matanya
"Apa lo nangis? Gini ya bi, lo coba posisiin sowon sebagai orang yang lo cintai dan lo sayangi. Misalkan orang yang lo sayangi sedang sakit, tapi ada yang ngajak lo berbuat aneh aneh tanpa memandang keluarga lo yang sakit gimana perasaan lo saat itu?" eunha
"Ngga gue baik baik aja, emang bener semua ini salah gue jadi gue harus terima. Dan bener juga omongan lo barusan." sinb meninggalkan eunha sendiri di rooftop
"Sinb!!!! Jangan lakuin hal hal aneh. " teriak eunha
"Lo masih sama kaya dulu bi, masih pikirin diri sendiri ngga peduli sama orang lain. Gue harap lo bisa berubah, demi kebaikan lo juga. " batin eunha
.
.
.
"Sus, tolong bawa sowon ke ruang IGD dia sudah memasuki masa koma. " dokter
"Baik dok. "
"Sowon, kenapa lo bisa kaya gini lagi? Apa akan terulang lagi kejadian waktu itu. Ya tuhan berikanlah kekuatan bagi sowon menjalani semua ini. " batin dokter solar yang dulu pernah nanganin sowoasal
.
.
.
"Permisi pa, boleh saya minta Data siswa yang sekolah disini khususnya yang bernama eunbi? " jin
"Untuk apa jin? " tanya pa siwon
"Ini pa, untuk survei seberapa banyak siswa yang bernama eunbi. " jawab jin asal
"Di suruh sama pa heechul ya? Dari tadi banyak siswa yang nanyain data seperti itu kesaya. " pa siwon
"Iya pa. " jin
.
.
.
Bel pulang sekolah terdengar menggema diseluruh penjuru sekolah. Semua siswa berhamburan keluar kelas kecuali eunha yang masih betah di kelas.
"Gue kangen sama kamu un? Gimana kabarmu? Baik baik aja kan? " eunha
"Aku disini lagi bingung un, aku ngerasa nyaman deket sama seseorang yang ngingetin aku sama unnie. Dia mirip banget sama unnie, walaupun mukanya dingin kek es batu di kutub Utara yang ngga bisa cair. Tapi aku yakin hatinya kaya malaikat, itu yang buat aku keinget sama unnie. " batin eunha
"Hei hyung tungguin gue. " teriak jk
"Ganggu gue aja sih dia. " batin eunha didalam kelas
"Gila udah jam segini? Bisa telat ini kan hari pertama gue masuk kerja. " eunha Buru Buru pulang menuju tempat dia bekerja.
.
.
.
"Maaf, saya telat dihari pertama bekerja. " ucap eunha sambil menunduk
"Ngga pa pa kali, sante aja sama gue. Tapi besok jangan diulangin, bisa bisa gue rugi misal lo terus terusan begini. "
"Ah, makasih. Lo?" ucap Eunha kaget melihat orang didepannya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.Tbc
Sorry up. nya sedikit,,
Makasih yang udah voment... 😍😍😍
