Sepulang sekolah, Loran, Bang Chan, Gweny, sama Felix pergi ke toko buku dulu. Sebenernya yang mau beli buku Loran sama Gweny sih, tapi you know lah Gweny sama Felix kan nempel mulu, dari pada Loran jadi nyamuk mending dia ngajak Bang Chan.
"CHANGBIN!" teriak Felix.
Hadeh malu maluin ini bocah satu. Udah suara berat, teriak teriak seenaknya sendiri.
"Oy Lix!" sapa Changbin.
"Ngapain kesini?" tanya Felix.
"Nemenin Lexa beli buku, buat tugas katanya. Lo sendiri?"
"Nemenin Gweny sama一"
"Sama siapa?"
"M一ma一maksudnya sama. Sama kayak lo nemenin beli buku hehe.." jawab Felix awkward.
Sumpah deh ini tadi Felix hampir keceplosan bilang kalau ada Loran sama Bang Chan juga disini. Bisa tambah panjang masalahnya. Apalagi sejak hari dimana Changbin cerita ke grup kalau dia putus sama Loran, Bang Chan jadi sensi banget sama Changbin.
"Yaudah, gue kesana dulu ya." Pamit Changbin terus nyusul Lexa.
"Okay."
"Gwen.." panggil Felix.
"Apa sih Lix? Kenapa bisik-bisik?!" tanya Gweny. Suaranya Felix itu berat, jadi kalau bisik-bisik一u know lah, sexy.
"Changbin sama Lexa disini juga."
"HAH? MANA?"
"Disitu.."
"Aduh, amanin Loran aja biar dia gak li一"
"Gwen, balik yuk, gak ada yang bagus bukunya." Kata Loran datengin Gweny sama Felix.
Sebenernya Loran pingin balik bukan karena gak ada buku yang bagus, tapi...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Loran lihat Changbin.
Kenapa dari sekian banyak toko buku, mereka harus ketemu disini?
"O一oh yaudah ayo." Kata Gweny.
"Loh? Loran?"
WADUH HANCUR UDAH SCENARIO YANG MAU DIBIKIN GWENY-FELIX
"Lexa?" sahut Bang Chan.
Loran diem aja. Pantes ada Changbin, dia pasti nemenin Lexa disini. Haha lucu, perasaan baru kemarin Changbin ngelak kalau dia selingkuh sama Lexa. Tapi sekarang? Udah gini lagi.
"Duluan ya." Kata Loran setelah Changbin tau-tau jalan ke arah mereka.
Bang Chan diem aja, gak ngeliat Changbin samsek.
"Duluan ya Bin?" kata Felix.
"Duluan ya Lex.." kata Gweny.
"Makan dulu yuk Ran?" ajak Felix.
Felix jadi ngerasa nggak enak juga sama Loran. Sebagai pacar sahabatnya Loran, dia juga pingin bersikap baik ke Loran.
"Gak usah Lix, gue langsung aja. Lo sama Gweny aja yang makan. Chan, lo ikut makan juga gapapa. Biar gue dijemput kak Doyoung." Jawab Loran.
"Ayo makan dulu aja Ran, bareng-bareng." Ajak Bang Chan. Loran geleng-geleng. Bang Chan tau, dia pasti lagi badmood.
"Yaudah ayo pulang gue anter."
"Enggak Chan. Kalau lo laper, lo makan aja bareng Gweny sama Felix."
"Enggak. Ayo."
Bang Chang langsung gandeng tangan Loran.
"Yaudah, duluan ya Lix, Gwen." Pamit Bang Chan.
🔥
"Mau sampai kapan sih Ran, galauin Changbin mulu?" tanya Bang Chan setelah mereka sampai di rumah Loran.
"Gue gak ga一"
"Nggak usah bohong Ran."
"Iya gue masih sayang Changbin, Chan! Masih! Gue juga kangen dia. Kangen banget malah. Rasa kecewa gak bisa bikin gue ngehapus rasa sayang gue ke dia.."
"Yaudah terserah lo aja sekarang! Gue gak bakal ikut campur lagi Ran. Bye, gue pulang."
Loran cuma ngeliatin punggung Bang Chan yang sekarang udah jalan membelakangi dia. Bang Chan marah.
Ok, sekarang semua pergi. Changbin gak peduli, begitu juga Bang Chan.