(二十九)

3.3K 639 48
                                        

Bang Chan: pulang sekolah
mampir ke café biasa ya

Changbin: ok

✨✨

Bang Chan: pulang sekolah
mampir ke café biasa ya

Loran: okedeh

✨✨

Bang Chan: pulang sekolah
mampir ke café biasa ya

Gweny: sama felix juga?

Bang Chan: lihat aja nanti

Gweny: okay

✨✨

Bang Chan: pulang sekolah
mampir ke café biasa ya

Lexa: ngapain

Bang Chan: nurut aja
gausah banyak tanya

🔥🔥

Bang Chan udah sampai di café duluan. Iyalah, keluar kelas langsung lari kayak ngejar copet. 一takut aja gitu kalau telat, padahal dia yang bikin janji. Ya semoga rencananya lancar.

Nggak sampai 5 menit Chan lihat Gweny sama Lexa yang baru aja masuk café. Dia langsung dada-dada ke mereka berdua.

"Ada apa sih Chan? Ternyata lo ngajak Lexa juga?" tanya Gweny.

"Duduk aja dulu, gausah banyak tanya." Jawab Chan.

"Ck, kebiasaan." Protes Lexa yang udah hafal ucapan Chan.








Di sisi lain, ada 2 orang yang masih ribut di depan gerbang sekolah.

"Mau ke café kan?"

"Iya."

"Yaudah bareng gue! Gue juga mau ke café."

"Nggak mau. Jalan aja, deket."

"Ngeyel banget sih! Bang Chan kan yang ngajak?"

"K一kok lo tau sih?"

"Ck, gue juga diajak Chan."

"Loh? Kok gitu? Ada apaan sih?"

"Ya mana gue tau, Ran."

"Ah一gak ah. Curiga gue sama Chan."

"Kenapa?"

"Pasti.. Ya pasti ada apa-apa. Pasti ada hubungannya sama kita."

"Kita? Kita?"

"Hah?? Dih, engg一"

"Udahlah ayo naik. Nggak usah malu, bentar lagi juga balikan."

"Pd banget sih. Siapa yang mau balikan sama lo?!"

"Lah? Gue cuma ngomong 'bentar lagi juga balikan'. Emangnya kita yang balikan? Dih, gr."

"Sampah!"













Sekarang Changbin sama Loran udah masuk ke café.

"Oh itu disana." Kata Changbin sambil nunjuk Bang Chan.

"Oh一Loh?? Gweny? Lexa?" kata Loran setelah sadar kalau Chan nggak sendirian.

"Bin gue mau balik."

"Eh, nggak bisa gitu dong."

"Gue lupa belom ijin sama kak Doy一"

"Jangan bohong."

"Hah? Apasih? Gue ngg一"

"Masalah ada buat diselesain, bukan dihindarin." Kata Changbin ke Loran.

Changbin langsung gandeng tangan Loran dan datengin Bang Chan.

"Ran, Bin." sapa Bang Chan sambil senyum ke mereka berdua. Senyum yang sama一senyum tulus yang bikin Loran ngerasa tambah bersalah dateng berdua sama Changbin ke hadapan Bang Chan gini.

"Ada apaan nih?" tanya Changbin yang udah gak sabar buat memulai pembicaraan.

Sebenernya, tanpa Bang Chan jelasin pun, mereka udah tau arah pembicaraannya.

"Jadi.. sebagai sahabat yang baik gue cuma pingin kita semua gak ada masalah lagi." Kata Bang Chan. "Seandainya gak ada yang bermuka dua, mungkin masalahnya gak akan lebih rumit lagi." Lanjutnya.

Gweny ngerasa tersindir banget sama ucapan Chan barusan. Tapi bisa apa? Toh, posisi dia emang salah.

"Sebenernya, masalah pertama udah selesai. Changbin udah jelasin ke Lexa kalau apa yang mereka lakuin itu salah, dan udah sepantasnya buat diakhiri. Perlahan tapi pasti, Changbin sama Loran juga bakal nemuin jalan keluar yang terbaik buat hubungan mereka sendiri. Tapi siapa yang nyangka kalau masalah yang harusnya tinggal selangkah lagi diselesain harus terhambat karena ada masalah lain? I mean, harusnya kita bisa tinggal selesain masalah lo一Loran sama Lexa. Tapi ternyata, ada Gweny yang gak gue duga."

"Chan! Jangan mojokin gue terus! Iya gue tau kalau gue salah." protes Gweny yang udah panas, gak tahan.

"Ok. Pertama, gue pingin lo一Lexa, minta maaf sama Loran."

"Hah? Sorry? Minta maaf? Gue salah apa ya?" tanya Lexa yang gak mau salah.

Loran cuma senyum ngeliatin apa yang terjadi di depannya. How's drama ruin her life.

"Nggak perlu. I don't need anyone apologize. Let's just think we never have a problem one each other, let's just think we don't even know one each other. Problem one solved." Ucap Loran. Iya, dia udah tau akhirnya. Mau dipaksa gimana pun, seorang Lexa Kwon gak bakal mau minta maaf buat sesuatu yang dia pikir 'bukan kesalahannya'. Lexa 一seseorang yang bakal mempertahankan egonya sampai kapanpun.

"Nggak bisa gitu dong Ran!" sahut Changbin.

"Kenapa? Kenapa nggak bisa? Nyatanya nggak semua masalah ada jalan keluarnya." Jawab Loran.

"Udah kan dramanya? Gue balik ok?" kata Lexa yang udah berdiri dari kursinya.

"Bentar! Gue belum bilang selesai! Semua bakal disini sampai masalahnya kelar!" perintah Bang Chan.

"Lo serius Ran, itu mau lo? Apa dengan ini lo bener-bener nganggep nggak pernah terjadi apa-apa di antara lo sama Lexa?" tanya Bang Chan.

"Iya. Anggep aja kita gak pernah kenal. Selesai kan? And Gweny, I don't know what will I do."

"M—maksud lo?"





🔥🔥

HAPPY BIRTHDAY
BABY CHANGBIN🖤

May this year be a breakthrough year for you! I hope that all your stars keep shining and your biggest dreams come true

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

May this year be a breakthrough year for you!
I hope that all your stars keep shining and your biggest dreams come true.
Congrats on another great year♡

Complicated -ChangbinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang