7

296 28 6
                                    


Jiyong p.o.v

Aku terbangun pukul siembilan pagi.
Dengan malas aku oo8u ranjangku dan menuju kamar mandi.ii

Setelah selesai mandi, ku lingkarkan handuk di pinggangku, lalu aku pun berjalan pelan menuju ruangan khusus yg ku buat untuk pakaianku.

"Tring"

Ponselku berbunyi, aku dengan cepat mengenakan Kaos hitam di tanganku, ku ambil ponselku dan kulihat sebuah pesan dari chaerin.

Chaerin-ya :
Wake up oppa!

Me :
udah bangun aku 🤔🤔

Chaerin-ya :
Jadi jam brapa oppa?

Me :
abis ini otw apartemen kamu Chae..

Chaerin-ya :
Eh? Aku nggak di apartemen oppa.. Ini aku lagi di cafe PMO punyamu oppa.. Tadi abis ketemu ama Teddy oppa di daerah sini..

Me :
Eoh.. oke.. Oppa otw kesana

Chaerin-ya :
Sip

Aku tersenyum dan langsung menata rambutku, tak lupa aku mengenakan parfum kesukaanku. Ku raih coat dan juga topiku. Ku kenakan maskerku dan langsung aku keluar dari kamarku. Aku berjalan cepat menuruni tangga.

"Jiyong, sarapan dulu.." Aku tersenyum dan menghampiri eomma. Ku kecup pipi kanannya.

"Aku harus pergi eomma.."

"Mau kemana?"

"Jalan sama Chaerin.. Aku berangkat eomma.." Aku berbalik dan berjalan melewati eomma.

"Ajak Chaerin kesini nanti.." Pinta eomma, aku hanya menatap eomma dan tersenyum. Ya, Eommaku memang senang terhadap Chaerin. Bisa di bilang mereka cukup akrab. Padahal Chaerin baru dua kali main ke rumahku.

Ku buka pintu mobilku dan aku pun masuk. Ku putar laguku bersama CL and Teddy Hyung di mobil.  Ku lajukan mobilku dengan kecepatan sedang. Toh, lokasi cafe PMO tak jauh dari rumahku.

Hanya 8 menit aku sudah sampai di cafe PMO. Aku pun keluar sembari mengenakan maskerku. Aku masuk ke dalam Cafe dan langsung menuju lantai dua. I know, Chaerin pasti sedang ada disana dan duduk di samping jendela. Aku tersenyum ketika tebakanku memang benar, ia sedang menatap ipadnya dan menggeser geser layarnya.

Aku berjalan sepelan mungkin, dan saat sampai di dekatnya, Ku sentil pelan dahinya.

"Ouch!" Ia mengusap pelan dahinya.

"Aiisshh.. Oppa ini.." Ia hendak memukulku tapi aku berhasil menghindar dan aku tertawa.

"Nggak kena yee.. wkwk"

"Aiisshhh.. eoh.. oppa sudah sarapan?"

"Coba tebak oppa sudah sarapan belum"

"Aku yakin oppa belum sarapan.."

"Wks.. Tau ajon.."

"Ini pesanannya.. Silahkan di nikmati.." Ucap seorang pelayan sembari menaruh Sepiring pancake dan dua gelas Teh hangat.

"Ini hanya sepiring?" Tanyaku.

"Arasseo.. Toh hanya oppa yg makan.."

"Nde? oppa? lalu kau?"

"Aku sudah kenyang oppa.."

"Ayo makan bersamaku.." Pintaku

"Nope.. oppa saja yg makan.."

"Aissh.." Aku melepas maskerku dan kutatap Chaerin yg malah asik bermain bersama ipadnya. Ku ambil sesendok pancake dan memakannya pelan. Chaerin malah masih fokus pada ipadnya dan tak menatapku sama sekali.

Faith And Peace (completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang