IDK (23)

61 6 3
                                    

"Apa sih salah gw di mata lia tadi. Yaudah lah gw pulang aja, daripada nanti lia tambah kesel." Ujar aril meninggalkan rumah lia

Beberapa menit kemudian lia membuka pintu rumahnya. Setelah dibuka aril pun tidak ada di depan rumahnya. "Dasar alien gak tau diri! Main pergi aja! Bukannya minta maaf lagi kek! Awas lo besok kalo nyala gw ril!!" Ujar lia kesel

Malam pun semakin larut. Lia menunggu permintaan maaf ari lagi di WA. "Mana sih aril gak nge WA gw? Nyebelin banget tuh orang. Pengen gw block WA nya. Tapi kasihan dong kalo di block :(. Ah sudah lah. Lihat aja besok di sekolah" ujar lia duduk di depan meja rias nya

Hari pun tiba. Sampai pagi ini aril tidak ngechat lia. Dan tidak biasanya aril tidak menjemput lia ke rumahnya.

"Maaa.. lia berangkat duluu.." teriak lia

"Tumben jam segini berangkat nya, pagi banget" sahut mama

"Lagi ada piket, assalamualaikum" sahut lia langsung menutup pintu rumah nya dengan kencang.
.
.
.
Brukkk!!
.
.
.

"Tu anak kesambet apa sih? Pamit pamit langsung main marahan aja. Apa jangan jangan marahan sama aril? Apa sama teman nya? Apa sama sahabatnya? Hhhmmm.. harus ditanyakan nih nanti pulang sekolah" ujar mama lia dengan curiga

⚫⚫⚫

Sesampainya disekolah..

Tiba tiba ilyas menepuk pundak Lia dari belakang. "Assalamualaikum lii, heyy lii.." sapa ilyas dgn senyumannya

"Eehhh kakak,  bikin kaget aja" sahut lia gugup

"Hehehe maaf" ujar ilyas cengingisan

"Ada apa emang kak?" tanya lia

"Gak ada apa apa kok,cuman nyapa doang" sahut ilyas

"Ohh.. Yaudah aku ke kelas dulu ya kak, keburu nih" ujar lia

"Oke" ujar ilyas tersenyum

Lia berlari menuju kelas. Sesampai di kelas lia langsung dihalangi oleh alien itu.

"Minggir napa gw mau lihat" ujar lia dgn muka juteknya

"Jutek bener atuh neng" sahut aril

"Bukan urusan lo! Cepat minggirin badan lo!!" ujar lia jutek

Tetapi aril tetap saja tidak mendengarkan perkataan lia. Dan lia tidak segan langsung menjewer telinga aril.

"Minggir alien!! Kalo lo gak minggir gw jewer telinga lo sampe lepas!!" ujar lia

"Aaww aww iya iya lii" sahut aril langsung meminggirkan badannya. Dan lia langsung melepaskan tangannya.

Dan tidak luput lia langsung menambahkan injakan ke kaki aril. "Rasain itu" ujar lia cengingisan

"Anjirrr sakitt taauuu liii!!" sahur aril kesel

"Bodoamat, egp" sahut lia cengingisan dengan memeletkan lidahnya

Tak lama pun bel masuk berbunyi saatnya memulai pelajaran. Jam pertama pelajaran di mulai yaitu pelajaran seni budaya. Biasanya pada saat pelajaran seni budaya jamkos. Dan aril langsung membalas balik perbuatan lia. Dengan mengambil tas lia, dan langsung menaruhnya di atas lemari kelas. 

Tetapi lia tidak sadar akan hal itu,  karena lia lagi ngerumpi.

"Ehh lii gw minjam lks seni budaya dong, kan lo sudah semua" ujar Dina

"Oke tunggu bentar, gw ambil" sahut lia.  Namun, tiba tiba lia terkejut dengan tas nya yg tiba tiba tidak ada di bangku nya itu. Dan lia langsung melirik tajam aril. 

Aril juga melirik lia "Iidiih buseett lirikan lo kenapa tajam bangett" ujar aril

"Alieenn!!  Mana tas gw??!!!" teriak lia kesel

"Mana kutehe, tanya aja sono sama rumput yg bergoyang" sahut aril

"Rilll balikin tas gw!!!" teriak lia

Karena teriakan lia sangat dahsyat dan tidak bisa tertandingi di kelasnya. Dery menyuruh aril mencari tas lia itu. Karena sudah tidak tahan dengan teriakan lia.










Maaf teman teman lama tidak update.. Jangan lupa vommentnya yaa 💗 terimakasih 💖




I DON'T KNOW, WHY?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang