IDK (25)

76 1 0
                                    

"Ada apa emang? Serius amat, biasanya kan lo nggak serius hidupnya. hahaha" ketawa lia dengan terbahak bahak.

"Gw sebenarnya suka sama lo li! Gw sayang sama lo! Gw cinta sama lo! Karena situasi begini, kita sahabatan begini, jadi aku harus menunggu waktu yang tepat untuk bilang ke lo yang sebenarnya. Dan mungkin, sekarang waktu yang tepat." ungkap fakta yang aril pendam selama ini.

Lia pun menangis, karena ungkapan aril yang sebenarnya. Lia meninggalkan aril. Tetapi, aril segera menarik tangan lia.

"Gw besok mau pindah sekolah li, gw mau ke london. Ayah gw nyuruh gw pindah sekolah ke luar negeri. Jadi, ini pertemuan terakhir kita." ujar aril yang mengungkapkan fakta tak terduga nya.

"Kenapa ril? Kenapa? Lo nggak bilang sebelumnya!" tangis lia

Lia langsung mendekap dalam pelukan aril dan menangis. Aril ikut bersedih. Tetapi, tidak mengeluarkan air mata.

Aril mengeluarkan gelang dan dipakaikan ke tangan lia. Lia pun tetap menangis.

"Jaga gelang ini baik - baik li. InshaaAllah tahun depan gw balik, balik kerumah lo." ujar aril

"rillllll!" tangisan lia semakin kencang, hingga menghiraukan disekitarnya.



Tamat.

Hai gaes. ceritanya udah tamat :). Terimakasih atas yang membaca dan vommentnya💖. baca yang cerita kedua ku. Lebih menarik pokoknya cerita ini😊

I DON'T KNOW, WHY?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang