#Day18-IBU

22 1 0
                                        

Dimanakah? Aku ingin melangkah.

Kemarau panjang menerjang. Tatkala gurauannya kian hilang. Dibawa angin terbang.

Derai hujan deras. Tatkala bentakannya terdengar kencang selaras. Diam tak tertegas.

Dingin menyelimuti. Tatkala ia pergi. Jauh sekali. Meninggalkan bumi.

Kemanakah ia? Apakah aku tak akan pernah merasakan kasih sayangnya?

Seperti apa ia? Bagaimana rupanya? Bagaimana suaranya? Sehangat apa pelukannya?

Bahkan aku tidak pernah merasakannya.

Sejak kecil, aku tinggal disini. Tempat dimana banyak anak dibuang dan disia-siakan. Entah apakah aku berbuat kesalahan sejak dalam rahimnya? Atau apa?

Jujur. Ketika di sekolah banyak anak membanggakan ibunya, membenci ibunya, aku hanya bisa menjadi penyimak baik yang tak banyak bertanya.

Karena, aku tak pernah merasakannya. Bagaimana bentakan seorang ibu ketika marah? Bagaimana pelukan hangat ibu ketika melindungi anaknya? Bagaimana sakitnya ketika melihat ibu menangis?

Jika bisa diberi satu kesempatan saja. Aku akan mendekapnya erat. Menangis dipelukannya manja. Membuatnya merasakan bahwa kini anaknya sudah beranjak remaja.

Ibu, aku bukan anak kecil lagi. Beritahu apa salahku. Mengapa aku berada disini sejak lahir? Apa yang aku perbuat hingga aku dibuang?

Aku merindukanmu ibu.....

#RamadhanBerkisah
#PenaJuara
#Day18

18 Ramadhan 1439H

Kata ✔Stories to obsess over. Discover now