Untuk saudaraku. Palestina....
Aku
Aku,
Hanyalah sepasang manik legam
Yang mengabadikan dan merekam sendu kegundahan
Mengakar diantara bongkahan tanah
Menyaksikan bumiputera tersedu
Rasa yang kian terbelenggu
Dan pribumi hanya mampu terisak sedu
Bumantara seolah terbelah
Menyeruak hingga cakrawala
Berhasil membuat pribumi gundah gulana
Butala yang dulu indah
Kini bersimpuh darah
Harsa yang kian musnah
Senyum pun tak lagi merekah
Duar!
Suara ledakan itu memekakkan indra
Terdengar ke seluruh penjuru dunia
Anak-anak meringkuk ketakutan
Wanita menjadi korban pemerkosaan
Lelaki tinggal di medan tujuan
Sementara Zionis tengah bersorak keramaian
Pemandangan itu sangat tidak berperikemanusiaan
Seakan selalu memanjakan
Ratusan bahkan ribuan bangunan hancur
Hanya tinggal kepingan yang kian melebur
Mengoyak hati yang kini tak kunjung membaur
Hei, Tuan Zionis yang terhormat!
Aku, sepasang manik legam
Menjadi saksi kehancuran
Dan retaknya kedamaian
Kususuri jalanan tengah
Tapi yang kutemukan hanyalah
Peluh merah dan debu berdarah
Terimakasih,Tuan!
Setidaknya sepatu serdadumu yang telah menginjak mereka
Telah membawa saudaraku itu ke Syurga
Aku, sepasang manik
Yang mengais juga memekik
Tatkala kau menyerang dengan apik
Tertanda, Aku. Sang sepasang manik legam.
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara
#Day3
3 Ramadhan 1439H
YOU ARE READING
Kata ✔
DiversosEnjoy reading this!! Juseyo~ Start : 1 Ramadhan 1439H Finish : 1 Syawal 1439H
