#17

200 19 5
                                        

Karena lisa disuruh kerumah neneknya dan bergegas, jadi lisa mengantar sinb tidak sampai halaman rumahnya namun hanya sampai depan gang yang tak jauh dari rumah sinb. Sinb pun mengucapkan terimakasih pada lisa dan berjalan pulang kerumah. Saat sampai didepan rumah, sinb membuka pintunya, melepas sepatu, menyimpannya dirak sepatu dan melangkah menuju kamarnya.

"Kau sudah pulang... Mana lisa? Tidak mampir? "Tanya seorang paruh baya yang tak lain adalah eommanya.

"Dia disuruh kerumah neneknya"eomma hanya mengangguk dan sinb melangkahkan kakinya pada anak tangga.



Sinb sudah mandi dan mengganti pakaiannya. Sekarang sinb sedang duduk dipinggir ranjang dan mengambil ponselnya karena sejak tadi berisik dengan notifikasi sosmednya.

3 pesan belum dibaca, tuna pendek

Dengan penasaran sinb membuka pesan dari eunha terlebih dahulu.

Tuna pendek:
Bi, kau tahu tidak?
14:15

Tuna pendek:
Aku ada berita untukmu
14:15

Tuna pendek:
Tentang alasan wendy
Menjauhimu...
14:16

Hwangbi:
Wae? Palli beritahu aku
14:21

Tuna pendek:
Dia cemburu padamu
Karna kau dekat dengannya
Dan wendy itu menyukai
Hoseok sejak dulu...
14:21

Hwangbi:
Jinja?!! Ottokhe arraseo?
14:21

Tuna pendek:
Dia sering bercerita padaku
Tentang kau dan hoseok
14:22

Hwangbi:
Jinja? Gomawo infonya
14:22
READ

Ternyata wendy menyukainya... Lalu bagaimana dengan sinb? Menjauhi hoseok tidak mungkin. Kasih saja wendy gambar idol chanyeol... Dengan begitu mungkin dia tidak lagi marah dengan sinb. Sinb menduduki kursi belajarnya dan mulai menggambar.

"Semoga kau suka dan memaafkanku wendy- ya... Mianhae jika aku membuatmu cemburu... Aku tidak bermaksud seperti itu... Semoga kita bisa berteman lagi"gumamnya saat memulai belajar.




Pukul 6:30 sinb berangkat bersama lisa. Sesampainya disekolah, sinb melihat ada wendy disana. Sinb pun menghampiri wendy dan lisa masuk kedalam kelas.

"Wendy... Aku ada sesuatu untukmu"

"Mianhae aku tidak ingin bicara denganmu"ucapnya lalu membelakangi sinb

"Ini aku buatkan untukmu... Terimalah semoga kau suka. Aku tidak tahu mengapa kau menjauhiku dan mungkin ini bisa membuat kita berteman lagi"sinb memberi gambar chanyeol yang semalam ia buat dan wendy mengambilnya.

"Ini untukku? Heol daebak!!! "Dengan senang dia menarik kedua sudut bibirnya. "Tapi sayang aku tidak menyukainya!!! "Wendy merobek kertas gambar itu menjadi kepingan kecil kertas
"KAU!!! AKU MEMBUATNYA DENGAN SABAR DAN BUTUH WAKTU LAMA UNTUK MENYELESAIKANNYA TAPI... TAPI KENAPA KAU MEROBEKNYA SEPERTI ITU EOH? KAU FIKIR MEMBUATNYA GAMPANG? TIDAK TAU TERIMAKASIH!!! MASIH UNTUNG AKU BUATKAN GRATIS UNTUKMU!!!" ucapan sinb sontak membuat wendy membulatkan kedua bola matanya dan tanpa disadari air yang sedari tadi ia bendung meneteskan sedikit demi sedikit dari matanya.

"Heh:v... Aku tidak peduli... Lagi pula aku tidak memesan dan menyuruhmu untuk membuatnya... Sakit bukan melihat gambar yang kau buat dirobek didepan matamu?!! ITU SAMA SEPERTIKU YANG TERJADI SETIAP HARI DAN SETIAP KALI ADA DIRIMU SINBI- YAA!!! sudahlah kau membuang waktuku dengan cuma-cuma "wendy memasang wajah smirk dan menyudutkan satu bibirnya. Wendy membalikkan badannya menuju kantor untuk mengambil agenda.

Sinb hanya bisa diam dam menunduk melihat kepingan gambar yang sudah ia buat dengan susah payah hingga larut malam. Tetapi hasilnya malah seperti ini.

Beberapa menit kemudian...

"Kau sedang apa disini? "Sinb hanya menggeleng dan menunduk

"Yakk!!! Hwang sinb bicaralah"

"Haish una, sowon kalian tidak peka sekali eoh"

"Memang kenapa yer? "

"Menunduk!!! "Perintah yerin pada kedua sahabatnya itu.

"Aaiiiggooo!!! Siapa yang berani merobek hasil karya senimu ini? Palli beritahu aku!!! "Una menjadi emosi melihatnya

"Una, yerin... Jika ini disatukan maka akan men...ja...dii..."

"HEOLL!!! Itu biasku!!! "Yerin memungut kepingan kertas itu

"Itu biasku kita sowonnn!!! "

Mereka memperebutkan kepingan kertas itu karena mereka salah satu fans berat chanyeol...

"YAKK!!! INI UNTUKKU YERIN-AH" Teriak eunha sambil menarik punya yerin

"ANIYOO!!! INI PUNYAKU SOWON-IE!!!"teriak yerin menarik punya sowon

"AISHHH!!! YERIN... UNA!!! AKU YANG MENYATUKANNYA TADII!!! JADI INI MILIKKU!!! "Teriak sowon menarik kepingan yang mereka punya

"BE... RI... SIKK!!! NANTI AKAN AKU BUATKAN LAGI!!! SUDAHLAH JANGAN BERKELAHI!!! MEMALUKAN!!! "sinb marah karena mereka berisik. Lalu ia teriak dan meninggalkan mereka.

"Seperti ini lah jika suka dengan orang yang sama huft menyebalkan!!! "Gumam sinb dalam hati.

-Sinb membalikkan tubuhnya hingga menatap pintu masuk kelasnya melangkah satu langkah dan... -

"Ini karena ulahmu sowon- ie" bisik yerin

"Mengapa kau menyalahkanku!!! Una juga salah"bisik sowon tidak terima jika dirinya saja yang dituduh

"Mwo? Mengapa bawa-bawa namaku? "Bisik una yang suara mereka terdengar oleh sinb walaupun sinb tidak membalikkan tubuhnya.

"MASIH BERTENGKAR AKU TIDAK AKAN MEMBUATKANNYA LAGI ARAA?!! "


"Ahh baiklah kami tidak akan bertengkar lagi. Benarkan una, sowon..."

"Nde "ucap mereka bersamaan.



"Kau habis menangis bi? "Ucap namja yabg duduk disampingnya.

"Aniyo... Jhope- ssi"sinb tersenyum

"Jangan berbohong!!! Coba aku lihat"tiba-tiba ia menangkup wajah sinb dengan kedua tangannya hingga wajah mereka bertatapan

Didalam kelas hanya ada yerin, sowon dan una yang sedang mengobrol dan duduk didepan bangku sinb. Mereka tidak tahu jika sinb dan hoseok sedang bertatapan.

Hoseok menatap lekat wajah sinb yang terlihat jelas jika sinb sedih dan menutupi semuanya dengan fakesmilenya. Hoseok mendekat...






Mendekat hingga jarak mereka kurang dari 5cm...







Dan...





















#Dan Tbc:D
#mianhae ngegantung ceritanya:)
#maaf klo typo
#keep vote and comment:)
#dabel apdet yuhu... :)
09-06-2018

Syifan18

Playboy {Jhope X Sinb}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang