1.2 Unknown

2.1K 257 5
                                        

I have a secret.

I have a secret

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

✨✨✨

➵Yenara udah rapi dengan seragam dan sepatunya, siap berangkat ke sekolah. Sebenernya pagi ini dia berangkat sama Samuel berhubung Yuta ada kuliah pagi, tapi bule Spanyol tersebut malah PHP—dia berangkat sama Guanlin.

Gimana ga kecewa si Yenara?

Padahal Samuel udah bilang bakal berangkat sama dia. Eh—beberapa menit kemudian dia nge-chat, katanya udah janjian sama si bule Taiwan. sampis.

Gadis Nakamoto itu baru berbalik badan sehabis mengunci pintu rumahnya. Dari teras tersebut dia gak sengaja menatap bayangan motor hitam dengan seseorang berseragam sama didepan gerbang rumah.

Buru-buru Yenara lari kecil ke gerbang. Membuka deret besi tersebut dan nyembulin kepalanya. Orang berseragam sama dengannya itu lagi nyenderin punggung di gerbang, tepat disebelah pintu gerbang yang ia buka.

" gue nunggu hampir sejam, anying " gerutu orang tersebut.

" lah elo ngapain disini? "

Badan Yenara sepenuhnya keluar dari gerbang. Nutup deret besi tersebut dan natap seseorang yang masih nyender di gerbang rumahnya santai sambil natap dia sengak. Sejam itu lama bor.

Cowo bermata minimalis itu berdecak. "jemput elo,  sayangku " ujarnya

Yenara mencibir. Dia lantas menggandeng tangan cowo bermata minimalis dengan hidung bangir dan kulit putih tersebut. " ayo berangkat deh, telat ntar. " ajak Yenara

Cowo tersebut tersenyum sampai matanya berganti garis. " cheese burger and mango float? "

" in the morning at 6 am? " Yenara bertanya. Menatap cowo yang menaiki motor sport hitam didepannya sambil menahan senyuman.

" so why? "

" why not, kajja! " pekik Yenara sambil menaiki jok motor hitam tersebut. Melingkarkan tangan pada pinggang sang pengemudi.

" Have you melt with my passion? "

"Not yet, Hyunjin"


___

Yenara memperhatikan Somi yang berdiri didepan kelas sambil terus menerangkan kegiatan yang akan dilakukan menuju pekan pemilihan Ketua OSIS baru yang dimulai dari besok.

Besok yang akan ada acara orientasi kandidat. Setelahnya ada dua hari promosi, dua hari kampanye, sehari pemilihan, sehari perhitungan lalu hari terakhir yaitu hari pelantikan.

Tapi sepertinya Yenara sama sekali tak peduli. Dia memilih tidur diantara lipatan tangan dengan alunan suara cempreng Somi sebagai lullaby-nya.



ENEMY, HWANG HYUNJINCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang