Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
💫💫💫
Helmnya baru dilepas. Jemarinya hendak merapikan poni sebelum jemari lain yang mengambil tugasㅡjemari Jaewon.
Yenara; si empu poni, cuma diem. Gak mampu gerak, bahkan nafas rasanya susah. Apalagi sekarang Jaewon masang senyum manis ala-ala artis Korea yang punya lagu Heyahe.
Aduh, mau tepar Yenara.
" . . . Kamu lucu, cantik."
Kiranya begitulah sekilas pujian Jaewon setelah merapikan poni Yenaraㅡlengkap dengan cubitan halus dipipi gembil cewe Jepang.
Yenara mau tepar, tapi takut nanti gelap.
"Gih masuk, nanti pulangnya tetep bareng aku. Okeㅡ?"
Dan Yenara hanya mampu ngangguk ala pajangan dashboard. Pun, anggukannya mendadak berhenti gegaraㅡ
pluk.
ㅡtelapak tangan Jaewon yang tadi ditempelin dibibir si cogan, mendadak ditempelin dipipi Yenara.
Dan Jaewon entengnya bilang,
"Morning kiss ala-ala,"
indirect kiss, gitu ceritanya?
Jaewon terkekeh kala Yenara masih geming. Gak merespon apa-apa kecuali kedip-kedip cantik.
Poster dan pamflet dimana-mana. Mulai yang nempel di kantin, perpustakaan, mading aula, bahkan sampe pintu kamar mandi siswaㅡtelak, manusia yang nempelin pamflet addict banget pengen jadi Ketos.
Mungkin dia mikir, kali aja pas jongkok bisa dapet pencerahan biar milih gue.
Ah, apaan banget, bangs—tiiiitttt *sensor*
Tapi bukan masalah pamflet yang nempel dipintu kamar mandi yang jadi masalah bagi Yenaraㅡtapi gambarnya, bro.
Bukan, gambarnya bukan cewe pake bikini atau semacamnya yang pose ulala cetar menjentar maju tak gentar bak di majalah dewasa atau iklan jamu kuat.
Beneran, bukan.
" . . . Memble?"
Ya tepatnya, gambar didalam pamflet itu adalah Hyunjin Hwang bersama calon waketosnya; Bae Jinyoung. Aduh, ini kandidat ketos-waketos apa calon boygroup korea, sih.
Heran.
Jadilah, Yenara yang awalnya mau pipis jadi gak kebelet lagi pas liat pamflet. Apa mungkin wajah Hyunjin mujarab buat menunda pipis?