Petty yang sudah tenang itu bersiap-siap untuk tidur bersama Rin. Len yang merasa Rinto akan berulah lagi ingin tidur bersama Rin dan Petty.
"What the heck Len kamu beneran mau tidur bareng?!" Ucap Rin tidak percaya.
"Iya demi melindungi Petty dari si jeruk mesum itu." Ucap Len.
"Ya tidak apa-apa yang penting Len nyaman tidur bersama kita." Ucap Petty santai.
"Petty-chan, yang bener mau tidur bersama dia?!! Ingat dia itu cowok!!!" Bisik Rin ke Petty.
"Iya aku tahu tapi kalau tidak kita izinkan nanti dia akan menjaga kita sepanjang malam sedangkan besok sekolah dia pasti akan mengantuk dan tidak bisa mengikuti pelajaran nanti." Bisik Petty ke Rin.
"Ya sudahlah terserah kamu." Ucap Rin pasrah.
"Hei kalian jangan bisik-bisik aku tidak nyaman tahu!!" Ucap Len kesal.
"Gomenasai~ Len-kun~" Ucap Rin dan Petty.
"Tenang saja aku tidak mesum seperti Rinto yang langsung menyerang kalian." Ucap Len.
"Aku percaya Len akan menjaga kami." Ucap Petty sambil tersenyum.
"Kalian tidur saja dengan tenang aku akan tidur juga kok tenang saja~" Ucap Len sambil tiduran di sofa yang berada disudut kamar Rin.
"Oyasuminasai~"
Dan mereka mulai masuk ke alam mimpi masing-masing.
"Cih ada yang jaga lagi.. lihat saja nanti Len..." Ucap orang itu kesal.
Keesokan harinya...
"Hei, ayo bangun sudah pagi kita harus sekolah." Ucap Len membangunkan Rin dan Petty.
"Umm.. hoamm.. baiklah.." Ucap Rin dan Petty kompak.
'Hadeh.. wajahnya saat tidur itu.. manis sekali..' Ucap batin Len yang ternyata malam tadi dia memperhatikan Petty terus saat tertidur.
Skip time~
"Hoamm.."
"Len menguap terus, kamu tidak tidur ya? Sedang apa malam-malam hah?!" Tanya Petty.
"Jangan marah-marah donk aku tuh tidak bisa tidur karena benar dia sedang mengawasi kamu tahu~" Ucap Len.
"He?! Beneran diawasi?!" Ucap Rin kaget dan tidak percaya.
"Instingku tidak pernah salah loh." Ucap Len bangga dengan dirinya.
"Baiklah baiklah Len-sama." Ucap Rin.
"Jangan pakai sama cukup Len-kun saja." Ucap Len yang kesal dengan embel-embel itu.
"Hahaha karena fansnya suka memanggil Len dengan embel-embel sama!!" Ucap Petty sambil tertawa.
Mereka bertiga berjalan menuju loker untuk mengambil barang-barang mereka.
Tiba-tiba sebuah loker penuh dengan surat yang tidak lain adalah surat cinta.
"Wahh ada yang mulai terkenal nihh!!" Ucap Rin.
Len yang melihat itu hanya kesal karena menurutnya itu cara yang tidak gentle sekali untuk menyatakan cinta. //emang Len gentle ya? *digaplok Len
"Wah banyak banget suratnya aku pengen baca deh." Ucap Petty gembira melihat banyak surat cinta.
"Kita bacanya dimansion saja jangan disini." Ucap Len.
"Baik!!" Ucap Petty memasukkan surat itu kesebuah kantong plastik yang besar.
'Hmm.. apa Petty-chan tahu perasaanku?' Ucap batin Len penasaran.
"Rin ayo kita bawa bareng kantongnya!!"
"Ayokk!!"
Dan mereka berdua mengangkat kantong plastik besar itu dengan semangat.
"Surat cinta, surat cinta~ pemiliknya Len-kun~ banyak sekali~" Ucap Rin dan Petty bernyanyi.
"Jangan dinyanyikan itu memalukan!!" Ucap Len.
"Hahahahahaha kabur ada tuan pemarah disini!!!" Ucap Petty sambil berlari.
"Kaburrrr" Ucap Rin ikut berlari dengan Petty.
"Awas kalian!! Tidak akan aku ampuni!!!" Ucap Len dan mengejar mereka.
Dimansion...
"Hahahaha jangan meremehkan aku!!" Ucap Len bangga karena sampai dimansion duluan.
"Mentang-mentang larinya cepat kamu meninggalkan kami bagaimana kalau Rinto mencegat kami dijalan?!" Ucap Rin yang terduduk bersama Petty karena kelelahan.
"Gomen ne~ instingku mengatakan bahwa dia tidak akan datang kok~" Ucap Len santai.
"Hmmph." Ucap Petty kesal.
"Wah kalian sudah sampai ya." Ucap Rei mengagetkan mereka.
"REI?!!!!" Ucap mereka bertiga kaget seperti melihat hantu.
"Kok kamu tinggal disini juga?!!" Ucap Len.
"Tentu saja kemarin aku baru pindah ke mansion ini." Ucap Rei santai.
"Wah begitu ya, hei Rei kamu itu lebih baik dari saudaraku tahu dia tuh galak tetapi kamu kalem." Ucap Rin.
"Rin kamu menghinaku lagi ya." Ucap Len kesal saudaranya lebih memilih sisi gelapnya itu.
Tiba-tiba Len langsung menarik Petty ke belakang mansion yang terdapat kolam renang.
"Eh aku baru tahu ada kolam renang."
"Sudah lama tahu."
"Baiklah apa yang ingin kamu bicarakan?"
"Petty-chan aku ingin mengajakmu pergi bersamaku."
"Eh, kemana?"
"Ke festival musim panas."
"Wow sepertinya menyenangkan, tunggu kamu hanya mengajakku?!"
"Tentu saja hanya kamu."
"Eh?! Nande?! Seperti kencan?!"
"Memang kencan tahu~" Ucap Len sambil menyembunyikan semburat merah diwajahnya.
"E-eh.." Wajah Petty pun berubah menjadi semerah tomat.
"Jadi, apa kamu mau kencan denganku? Langka loh ajakan kencanku ini~"
"Kalau kamu yang ngajak pun aku selalu terima bahkan menikah pun.." Ucap Petty memelankan nada dikalimat terakhir.
"Hah? Apa?" Ucap Len kurang jelas mendengar kalimat terakhir.
"Tidak, tidak apa-apa." Ucap Petty tersenyum.
Wowowowowowowowowo diajak kencan~
Author : readers pernah diajak kencan gk?
Readers : yang jomblo mah bisa apa thor~
Author : sebenernya author juga jomblo :p
Readers : gk nanya thor~
Author : ngasitau aja kok:3
Tinggalkan jejak selalu ya!!
Vote and comment always~
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Everyday With Vocaloid
HumorMenceritakan tentang kehidupan vocaloid. Bagaimana jika ada beberapa orang menumpang ditempat para vocaloid tersebut? Apa sajakah keseruannya? Apakah para vocaloid menyukai mereka ataukah tidak menyukainya? . . . . . . . . . Happy reading:3 ・I found...
