Chapter 4 : Kejadian Tak Terduga

193 21 25
                                        

Di taman mansion Rin dan Petty sedang berbincang-bincang dengan senangnya.

"Petty-chan, aku kangen banget sama kamu." Ucap Rin senang sambil memeluk Petty erat.

"Aku juga kangen banget sama kamu Rin-chan." Ucap Petty ikut memeluk Rin.

"Oh iya karena ada urusan apa kamu kesini?" Tanya Rin penasaran.

"Aku akan pindah kesekolahmu dan juga karena permintaan saudaramu itu." Jelas Petty.

"Wahhh jadi kamu akan tinggal disini?" Tanya Rin lagi.

"Iya, aku akan tinggal disini bersama kalian." Ucap Petty tersenyum.

"ASIKKKK!!! YEAYYYY AKU TIDAK KESEPIAN LAGI KARENA ADA PETTY-CHAN!!!" Teriak Rin histeris saking senangnya.

"Hahaha Rin-chan tidak pernah berubah, aku senang bisa tinggal bersama kalian. Ini merupakan keajaiban bisa tinggal bersama para vocaloid yang sangat kusenangi." Ucap Petty senang karena dapat tinggal dengan vocaloid.

"Baguslah kamu dapat tinggal dengan para vocaloid yang banyak ulahnya disini termasuk aku." Ucap Rin bangga.

"Tentu saja Rin pasti sering buat ulah karena itu hobimu ya kan? Aku juga sih hahahaha." Ucap Petty tertawa karena suka berbuat ulah seperti Rin.

'Kalian berdua sama saja tapi masih mending Petty dari pada Rin yang berbuat ulah tahu.' Ucap batin Len.

Len yang dari tadi mendengar pembicaraan Rin dan Petty tanpa sepengetahuan mereka.

"Hei Rin aku merasa ada yang mendengar pembicaraan kita dari tadi." Ucap Petty curiga.

"Eh, benarkah? Aku tidak merasakannya." Ucap Rin bingung.

'Gawat aku ketahuan..' Ucap batin Len panik dan segera pergi dari tempat dia bersembunyi.

"Tidak ada siapa-siapa kok, dia sudah pergi mungkin." Ucap Rin yang telah memeriksa sekeliling taman.

"Wah begitu ya dia cepat sekali menyadarinya, aku merasa itu Len karena dia yang selalu kepo dari dulu." Ucap Petty yakin yang mendengar pembicaraan mereka adalah Len.

"Dasar maniak pisang kepo amat sih sama pembicaraan wanita yang lembut seperti kita." Ucap Rin kesal.

"Hahaha biarkan saja dia, Rin." Ucap Petty menenangkan Rin.

"Permisi ada yang melihat keranjang berisi 5 negi disini?" Ucap si pecinta bawang yang tak lain adalah genderbend Miku yaitu Hatsune Mikuo.

"Tidak kami tidak melihat keranjang apapun." Ucap Rin dan Petty kompak.

"Tolong bantu aku menemukannya kalau tidak aku tidak bisa hidup tanpa dia~~" Ucap Mikuo berlebihan.

"Dih, ayo kita cari dari pada dia nangis seharian kita semua yang tidak bisa tidur." Ucap Rin segera membantu Mikuo dan Petty juga ikut membantu.

Beberapa lama kemudian,

"Ada keranjang yang berisi 3 negi. Lah dua nya kemana?" Ucap Petty bingung kenapa bisa hilang 2 negi.

"Yum yum~ kalian kenapa ada disini?" Ucap Miku yang sedang memakan negi dengan tenangnya.

"Miku kamu yang mencuri negiku ya? Sekarang tinggal 3 kamu yang mencuri 2 negiku!!" Ucap Mikuo marah karena negi miliknya dicuri Miku.

"Tidak, tidak bukan aku yang mencuri negimu.." Ucap Miku panik dengan keringat yang bercucuran.

Keheningan melanda diantara mereka. Setelah itu Miku langsung mendapat kesempatan untuk kabur.

"HEIIII!! KEMBALIKAN NEGIKU!!!" Teriak Mikuo tidak terima neginya diambil dan segera mengejar Miku.

"Dasar pencinta negi sama saja." Ucap Petty.

Tiba-tiba muncul anak berumur 12 tahun yang memakai baju pelaut dengan burung kesayangannya diatas topinya, tahu kan siapa?

"Hai Oliver, sedang apa kamu kesini?" Ucap Petty senang melihat shota didepannya. //eitss aku bukan shotacon:(

"Iam bored. I want to playing in the mansion park with my bird." Jelas Oliver menggunakan bahasa Inggris.

"E-eto pakai bahasa Indonesia bisa kan?" Ucap Rin tidak mengerti dengan bahasa Inggris.

"Hahaha Rin kalian juga bisa bahasa Indonesia kan karena ada voicebanknya." Ucap Petty menjelaskan.

"Oh iya ya vocaloid kan kebanyakan dari Jepang." Ucap Rin berpikir-pikir lagi.

"Baiklah, baiklah aku hanya mengerjai kalian kok." Ucap Oliver.

"Heleh aku juga mengerti kok." Ucap Petty.

"Okay, baiklah aku bermain di taman dulu ya jaa nee~"

"Jaa nee~~"

Karena ada kesempatan Rinto langsung membawa Petty kabur kedalam mansion.

"PETTY!!!" Teriak Rin kaget Petty menghilang karena dibawa kabur Rinto.

"Wah ada penculikan tapi sama si bocah jeruk itu." Ucap Gakupo datar malah mengomentari bukannya menolong. //woyy tolongin kek:"(

"Pembela kebenaran datang!!" Ucap Kaito sambil menggunakan pakaian serba pangeran dengan jubah tak lupa dengan topeng dan topi yang menambah ketampanannya.

"Dih Kaito emang kamu bisa nolongin Petty? Rinto tuh kuat loh dia bisa karate dan sudah bersabuk hitam." Ucap Gakupo meremehkan Kaito.

"Tuh kan diingetin jadi aku gk berani." Ucap Kaito pundung dipojokan.

"Dasar payah, berpikir dulu sebelum bertindak." Ucap Gakupo yang memiliki naluri seorang ayah.

"Rinto!! Lepaskan aku!!" Teriak Petty memberontak.

"Tidak, kamu akan menjadi milikku Petty-chan~ tidak tahu kah kamu bahwa aku sangat mencintaimu~" Ucap Rinto kembali menggombal.

"Aku tidak peduli dan tidak ingin tahu yang terpenting lepaskan aku dasar jeruk!!" Ucap Petty semakin memberontak dengan mendorong badan Rinto yang sedang menggendongnya ala bridal style.

"Tidak akan baby~"

"Hei, lewati dulu aku baru kamu dapat membawa Petty." Ucap pria berambut pirang yang telah menunggu lama ditangga menuju kamar Rinto.

"Len-kun!!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Ohohoho gimana? Makin seru?

Terus comment dan vote yaa~~

TBC~~

Everyday With VocaloidCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang