by sirhayani
part of zhkansas
__
Kening Agatha berkerut ketika membaca percakapannya dengan Ivana dan Azrina. Terkadang juga dia tertawa atau hanya menyunggingkan senyum tipis. Tidak terlalu banyak penerangan yang menyala di dalam kamar tidurnya saat ini. Selain cahaya dari layar ponsel, sedikit cahaya terpancar dari lampu tidur dan layar televisi. Sayup-sayup suara dari film yang tayang di televisi sedikit meramaikan keheningan kamar Agatha.
Agatha bersandar di kepala tempat tidur dengan tatapan yang tak lepas dari ponselnya sejak beberapa menit yang lalu.
Cantik (3)
IvanaBerthilda
Lo perhatiin dia gak sih tha?
Dia siapa?
IvanaBerthilda
Ya ghali. Siapa lagi?
Maksud gue
Kan kata lo kemarin lo gasengaja tabrakan sama dia tuh
Terus hp lo jatoh kan?
Nah itu lo perhatiin dia gak sih sebenarnya?
Hp gue nggak bakalan ada di konter
kalau gue merhatiin dia jalan
Ya enggaaak lah
Azrina Fatma Nabila
Aslinya kayaknya dia emang jarang ngomong sama cewek
IvanaBerthilda
Astaga!
Gue baru inget
Ratu yang anak kelas 10-1
Denger-denger suka sama ghali
Azrina Fatma Nabila
Ratu yang mana?
Emang kenapa?
IvanaBerthilda
Yang bahenol
Ratu kan cuma satu di 10-1 rin
Azrina Fatma Nabila
Ooooh
Dia kan suka sama semua cowok
Cakep dikit alangsung HAP
Wkwkwk
Apaansih rina
Wkwk
Udah ya
Nggak usah bahas Ghali lagi
Azrina Fatma Nabila
Cieee
Ghali titip salam tuh
Masa lo gak bales
IvanaBerthilda
Sama kak caroline juga kan dulu
Waktu awal-awal kita masih baru
Kak caroline suka muncul cuma buat ngomong sama ghali
Sekarang udah enggak
Udah punya cowok dianya
Udah udah
Nggak usah bahas lagi ih
Agatha meraih remote control dan mematikan televisi. Baru saja dia ingin menyimpan ponselnya di nakas, suara notifikasi kembali berdenting.
Agam R. Pratama
Titipan dari ghali
Dia minta maaf banget nabrak lo sampe hp lo jatuh
Katanya dia cepet-cepet pulang karena nyokapnya kecelakaan
Kening Agatha berkerut. Kejadian tadi siang kembali terputar di benaknya.
Agam R. Pratama
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Years
Teen FictionTERBIT 📖 - [Spin-Off True Stalker] Selama berada di kelas X, Agatha hampir tak pernah bertegur sapa dengan seorang cowok yang duduk di bangku paling belakang kelasnya. Agatha tak pernah menyangka, karena sebuah insiden berlanjut dengan insiden lai...
