With love

2.6K 197 39
                                    

Disaat orang-orang tengah bermalam mingguan,Gracia hanya uring-uringan didalam kamarnya.Sepi itulah yg dia rasain,beberapa hari ini juga dia tidak bertemu dengan Shani.Terakhir ya didanau itu.

"Kenapa gue tiba-tiba kangen kak Shani gini"ucap Gracia sambil memukul-mukul bantalnya.

"Kenapa dengan gue"gumamnya memegang dadanya sendiri.Ada perasaan rindu dengan seniornya itu.

Tok tok tok

Ketukan dari luar kamar Gracia,dengan langkah malas-malasan Gracia membukanya.

"Kak Shani"pekik Gracia.Pasalnya kini Shani dihadapannya dan berada dirumahnya sejak beberapa hari tidak terlihat.

"Gue mau ngajakin loe keluar"
Shani mendorong Gracia agar masuk ke dalam kamar gadis penyuka ungu ini,Gracia belum sepenuhnya sadar akan kekagetannya.

"Hahh"

"Siap-siap sana,gue tungguin"kata Shani keluar dari kamar Gracia.Membiarkan gadis itu bersiap-siap.

Gracia mencubit pipinya pelan,"ternyata nggak mimpi,kak Shani ajakin aku malmingan.Berasa kayak orang pacaran deh"
Gracia tersenyum dengan ucapannya sendiri.

---------------------

Tidak berselang lama Gracia menemui Shani yg tengah menunggunya diruang tamu.

"Loe cantik"katanya ketika Gracia sudah berada didepannya.Shani langsung mengajak Gracia keluar setelah sebelumnya berpamitan dengan orang rumah.

"Kita mau kemana kak?"tanya Gre setelah mereka berada dimobil Shani.
Shani tak menjawab pertanyaan Gracia,dirinya melajukan mobilnya meninggalkan perkarangan rumah Gracia.

"Sebel banget"batin Gre terus menekuk mukanya sedemikian rupa,ingin bertanya takut dicuekin lagi,lagian Shani terlihat sangat fokus mengendarai mobilnya.

Perjalanan terasa lambat menurut Gracia,hanya ada keheningan diantara mereka berdua.Membuat Gracia mengantuk.

Setelah cukup lama perjalanan Shani memberhentikan mobilnya disebuah perbukitan.
Shani menengok ke samping dan mendapati Gracia tengah tertidur.Muka tidurnya itu loh makin membuatnya terlihat menggemaskan.
Tangan Shani terulur untuk menyentuh pipi gadisnya.Sejak kapan dia menyatakan Gracia miliknya.

Senyum terlukis indah dibibirnya.Tangannya terus bergerak dari mata,hidung dan bibirnya yg terlihat merah.
Gracia mulai terusik dengan tidurnya,Gracia mulai mengerjapakan matanya perlahan-lahan.Hal yg pertama kali dia lihat adalah seniornya yg tengah menatapnya dengan jarak yg lumyan agak dekat.

"Ekhmm..Kita dimana ka?"Tanya Gre dengan suara agak serak.

"Nanti juga loe tau"
Shani keluar disusul dengan Gre.Hawa malam yg dingin diperbukitan sangat terasa dipori-pori kulit tubuh.

"wahhh ini dimana ka"kata Gre menatap kagum sekelilingnya,mereka berada disebuah bukit dan terlihat lampu-lampu diperkotaan dari atas.Menambah kagum rasa Gracia.
Gracia berjalan menuju pinggir tebing bukit itu.

Gracia berjalan menuju pinggir tebing bukit itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 07, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

With LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang