(Lanjutan dari "Sad Songs")
Setelah seharian hadir di dalam acara Pernikahan Jisung dengan Hyunjin, Minho kembali ke rumahnya. Dia ingin cepat-cepat pulang dan istirahat agar bisa melupakan semuanya. Ya walaupun dia tau itu tidak mungkin, tapi setidaknya dengan tidur bisa menenangkan pikiran dan hatinya yang saat ini sedang kacau.
(Jisung pov)
"Saudara Hwang Hyunjin di silahkan untuk mencium pengantin wanitanya, Han Jisung." Jisung tersenyum. Sebelum memejamkan kedua matanya, Ia melirik kearah Minho yang tengah membelakanginya dan berjalan keluar.
Jisung menitikkan airmata. Ntah kenapa pikirannya saat ini hanyalah Minho.
"Kau sudah punya Hyunjin, Jisung-ah. Ingatlah Hyunjin sudah menjadi suamimu sekarang." gumam Jisung sambil menguatkan hatinya. Tapi percuma saja. Lagi-lagi airmatanya mengalir kembali, dan itu membuat Hyunjin yang abis dari kamar mandi langsung memeluk tubuh Jisung dari belakang dan menaruh dagunya didalam ceruk leher sang istri.
Jisung tersentak kaget saat tiba-tiba Hyunjin memeluk tubuhnya.
"Hyunjin-ah, kamu udah selesai?" tanya Jisung.
Hyunjin dikamar mandi tadi sedang menghilangkan make up diwajahnya.
"Hm. Apa kamu sudah siap sekarang?" tanya Hyunjin balik sambil mengecupi leher dan bahu kiri mulus milik Jisung.
Jisung membalikkan badannya menghadap Hyunjin, "Aku siap." jawab Jisung sambil tersenyum manis lalu mengalungkan kedua tangannya di leher Hyunjin.
Kemudian Hyunjin langsung menggendong Jisung ala Bridal Style keatas kasur.
Yah kalian taulah apa yang akan pengantin baru lakukan diatas ranjang( ͡° ͜ʖ ͡°) Ekhem:v
###
Flashback
(Jisung pov, masih SMA)
"Ih Minho Oppa! Diam dan jangan menggangguku yang sedang fokus belajar." pinta Jisung.
Kini mereka berdua lagi didalam perpus dan mengambil tempat duduk dipojokkan yang ada di tengah-tengah rak buku pelajaran.
Minho yang berada disampingnya cuma tersenyum lebar memandangi wajah kesal Jisung.
"Kenapa setiap hari, kamu makin tambah menggemaskan sih?" tanya Minho lalu mencubit gemas kedua pipi Jisung.
"OPPA!" teriak Jisung sambil menatap tajam kearah Minho. Untung keadaan perpustakaan lagi sepi, jadi nggak ada yang marahin Jisung.
"Kenapa?" tanya Minho dengan tampang polosnya.
Jisung memutar malas kedua bola matanya. Demi apapun Jisung ingin nabok wajah tampannya Minho.
Tapi dia masih punya rasa kemanusiaan yang tinggi, jadi niat buat nabok wajah Minho ia urungkan.
"Aku ingin sendirian:(" ujar Jisung dengan raut wajah melas.
"Aku tidak akan membiarkanmu sendirian. Aku ingin menemanimu belajar." jawab Minho dengan raut wajah yang tak kalah melasnya dari Jisung.
"Oppa, mengapa kamu selalu menggangguku Eoh? Sehari saja jangan membuat kepala ku stres." Minho menatap lembut kedalam manik Jisung sambil tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Just you, MINSUNG
FanfictionCerita Oneshoot couple2 straykids yang gua ambil dari cerita lagu ?awas bxb, yaoi
