"Pagi bang Uji" sapa Yewon
"Pagi dek, loh bang Yoongi mana? " tanya Jihoon yang nggak lihat abangnya di meja makan.
"Adek juga baru aja mau tanya abang, bang Yoongi dimana""Bun bang Yoongi mana?" tanya Yewon ke bundanya.
"Abang kalian udah berangkat limabelas menit yang lalu, katanya pingin berangkat pagi biar bisa latihan basket" jawab sang bunda yang di bales anggukan Yewon dan Jihoon
Disini Yoongi, duduk di bangku bus paling belakang, mungkin karena masih pagi jadi belum terlalu ramai orang naik bus, coba kalau siangan tau sendirikan kek apa yang ada bisa kegencet karena desek desekan.
Yoongi nikmatin paginya yang tenang sambil dengerin lagu buatanya sendiri, sambil melihat sekitar.
Bus berhenti di sebuah halte, menaikan seorang penumpang.
Jimin?
Sebel Yoongi liatnya, alamat pagi dia yang tenang bakal ancur seketika.
Kira kira itu yang ada di pikiran Yoongi sekarang, karena ketemu sama mochi bantet kek Jimin.
Yoongi berusaha nggak merduliin Jimin pokonya paginya nggak boleh rusak, nggak lama kemudian orang yang di sebelah Yoongi turun dari bus dan menyisakan bangku kosong di sebelah Yoongi.
"Gue boleh duduk sini? " tanya Jimin
"Boleh " Jawab Yoongi singkat, dia masih mengontrol diri supaya nggak sampai berantem sama Jimin di bus
"Woy!! "
"Apa?? "
"Hehehehehe"
"Gue colok juga lu"
"sabar Yoongi sabar" myg
"Tumben lu nggak berangkat sama adek lu? " kata Jimin sok basa basi
"nggak lagi pingin, lu tumben nggak bawa motor? " tanya Yoongi balik
"Em anu... Motor gue em, motor gue lagi di bengkel ya di bengkel" jawab Jimin rada bingung
"Mobil lo?, nggak bawa mobil?"
"Em males gue bawa, ya itu" jawab Jimin asal, masa dia mau jawab kalau dia lagi pingin berangkat bareng Yoongi kan bisa gawat kalau Yoongi bisa tau.
Lagian juga Jimin lagi nggak tau kenapa, dari kemaren kepikiran terus sama Yoongi, kek ada yang aneh.
Mereka sekarang udah sampai di sekolah, dan ya benar belun ada yang berangkat sama sekali baru Jimin sama Yoongi doang, bahkan satpan aja sampai bingung tumben seorang Park Jimin berangkat sepagi ini biasanya juga telat, kalau nggak mepet bel bunyi kurang dua menit baru sampe gerbang padahal sekolahnya gede dan pasti butuh waktu buat nyampe kelas dia.
"Tumben mas berangkat pagi kesambet apaan mas??" tanya satpam ke Jimin
"Nggak tau pak saya aja bingung tumben ya saya bisa bangun pagi??" Jimin malah balik tanya ke pak satpam
"Lah kok malah balik tanya ke saya mas? "
Mereka berdua malah jadi bingung sendiri
Hening
Antara Yoongi atau Jimin nggak ada yang ngomong sama sekali dari tadi.
Sekarang mereka ada di persimpangan lorong.
"Woy lu mau ke mana?, kelas kita kan ke sana" tanya Jimin ke Yoongi yang jalan beda arah bukan ke kelas mereka.
"Berisik lu, jauh jauh lu dari gue"
"Oh OK tapi lu nanti traktir gue makan, gantiin jadwal piket, bayarin kas kelas gue yang udah nunggak dua minggu sama iuran kelas bye" kata Jimin sambil pergi nggak tau kemana.
"KAMPRET LU MOCHI BANTET" teriak Yoongi, masa iya dia suruh bayar iuran sama kas kelas mana si bantet nunggak banyak lagi.
Dan Yoongi akhirnya pergi ke lapangan basket indoor, buat latihan.
"Ujiii" itu Soonyoung guys teriak teriak manggil Jihoon sambil lari lari.
Yah beginilah kalau Soonyoung berhasil nemuin Jihoon Nya
"Aduh jelmaan hamster ngapa sih pagi pagi"
"hai jih"
"APA LU" kata Jihoon
"Ya mapun Ji kaget aku"
"Lagian apaan si lu tereak tereak"
"Hehehehehe"
"Eh Ji tunggun dong"
Menit berikutnya Soonyoung malah di tinggal pergi ke kelas duluan sama Jihoon, ya begitulah Jihoon dikintilin Soonyoung terus kemana mana, sampai sebel Jihoonnya.
"Pagi Wunu" sapa Jihoon yang lihat Wonwoo udah stay sama novelnya
"Jungkook mana? Biasanya lu bareng sama dia " tanya Jihoon lagi yang nggak liat keberadaan kelinci embul.
"dia berangkat sama kak Taehyung tadi mungkin sekarang dia ada di kantin" jawab Wonwoo.
"Lu berangkat sendiri dong kalau nggak sama Jungkook?"
"Oh tadi gue di jemput sama Mingyu"
"Tumben mau?"
"Iya ya kok gue tumben mau?? " Wonwoo malah bingung dia tumben mau berangkat sama malika, biasanya juga kalau si Jungkook sama kak Taehyung dia berangkat sendir, tapi ini malah mau aja di jemput sama malika.
"Woy Yoongi" nggak ada balesan
"Yoongi " masih sama
"WOY MIN YOONGI!!!" percobaan terakhir
"KAGET WOY, LU NGAPA TEREAK CIMOL"
"LU NGAPA JUGA IKUT TEREAK KAMPRET"
"ORANG GUE PANGIL PANGIL JUGA DARI TADI " jawab Kyungsoo sebel
"Hah?? " jawab Yoongi
"Gue jitak juga lu" kata Kyungsoo gemes sama Yoongi sampe pingin jitak palanya, siapa yang nggak sebel orang dia manggil Yoongi dari tadi, malah jadi adu tereak sama makhluk di sampinnya.
"Kyungsoo tolongin gue dung" pinta Yoongi
"nggak" Kyungsoo masih sebel sama Yoongi
"Ya tolongin gue ya ya" Yoongi masih berusaha memohon sama Kyungsoo, bahkan sekarang mukanya udah kaya kucing minta di pingit eh di pungut.
"Tolongin paan? "
"Nggak tau"
"Berantem kuy, enaknya di lapangan apa dikelas sekarang" jawab Kyungsoo yang udah gedeg sama Yoongi pagi ini.
"Ih lu ma, gue juga nggak tau kenapa, tapi gue deg degan terus dari tadi, rasanya ampe capek sendiri"
"Yoongi pipi lo merah" sambil nunjuk pipi Yoongi
"Hah?? Masa?? Noh kan gue kudu gimana?? "
"Kita berantem beneran sekarang kuy "
"hehehehehe ampun nyai "
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
Vote juseyeo 💕💕
KAMU SEDANG MEMBACA
TUKANG BULLY VS TSUNDERE
FanfictionMin Yoongi cowok yang gedeg banget sama yang namanya bully. Park Jimin tukang bully selalu gangguin Yoongi Soonyoung yang jadi bucinnya Jihoon, tapi Jihoonnya bisa aja MinYoon, SoonHoon BxB Bahasa tidak baku
