Angel menatap sebal pada pemuda yang duduk didepannya. Sementara pemuda itu justru tersenyum-senyum menatap angel yang kesal padanya.
"ekhm tante, air dirumah ini kering ya" bisma memegangi lehernya sambil tetap memandangi Angel.
"oh ya, maaf ya tante lupa. Angel kamu buatin Bisma minuman gih" tante Mila.
"ga usah bund, lagian ga ada yang nyuruh dia kesini. Lagian lo ngapain sih kesini ga jelas banget" jawab angel dengan mata yang kembali focus pada buku.
"Tante Bisma boleh ajak Angel jalan-jalan kan? Kita ga akan pulang kemaleman kok. Boleh kan tan?" tanpa menghiraukan ucapan Angel, bisma justru meminta izin pada Tante Mila.
"boleh kok boleh banget" Tante Mila.
Jawaban sang bunda membuat mata Angel membulat sempurna. Bisa-bisanya bunda nya itu mengijinkan Angel jalan dengan mahluk antah brantah seperti bisma.
Bagaimana jika ia bertemu dengan temannya nanati, pasti besok aka nada hot news untuk para bismaniac. Penggemar dari Bisma karisma. Angel sebenarnya bingung dengan fans bisma tersebut apa yang bias digemari dari pemuda aneh dan sok cool ini.
-------
"sebenernya kita mau kemana sih? Dari tadi ga nyampe-nyampe?" angel kembali bertanya untuk yang keseian kalinya.
"udah sampe" pekik bisma setelah mematikan mesin motornya.
Angel menatap tempat itu. Begitu sunyi dan sepi. Hanya terdengar suara hewan malam yang seakan sedang bernyanyi.
"lo ngapain ngajak gue kesini? Lo ga akan berbuat macem-macem kan sama gue atau jangan-jangan lo mau...." Satu jitakan mendarat muus dikepala angel, membuatnya menghentikan ucapannya.
Bisma segera menarik tangan atngel memasuki semak belukar itu. Sementara Angel terus berontak ingin melepaskan tangannya, namun aksinya terhenti begitu saja. Matanya berbinar bahagia, benar-benar menakjubkan.
"lo suka? Gue sengaja ngajak lo kesini. Dari pada lo dirumah pacaran sama buku" Bisma.
"gue suka banget, tapi kok tempatnya serem gitu ya" angel.
"ya gitu deh. Dan Cuma gue sama lo aja yang tau tempat ini" Bisma.
Angel mengerutkan keningnya, tempat seindah ini tapi hanya ia dan Bisma yang mengetahui. Hamparan bunga warna-warni, rumah pohon yang juga dicat dengan banyak warna dan juga sebuah danau buatan yang begitu cantik.
"gue ga terlalu suka kalo rame. Kalo malem disini ada lampunya. Tapi kalo siang lo bisa liat kura-kura di danau itu" jelas Bisma seakan tau isi kepala Angel.
------
Hari senin memang hari yang sibuk. Setelah satu hari libur kini mereka harus kembali pada aktivitas harian mereka.
Angel tergesa-gesa sampai tak memperhatikan jalannya dan dengan tidak sengaja ia menabrak seseorang.
"Angel" ucap orang itu.
Angel mengangkat wajahnya dan menatap wajah orang itu. Orang yang memang tak asing lagi baginya.
"Kamu apa kabar ngel" Tanya orang itu lagi.
"Aku baik, ka Reza sendiri gimana kabarnya?" Angel.
"Baik kok jadi kamu sekolah disini ya? Bias anter kaka keruang kepala sekolah?" Tanya Reza.
"bisa-bisa, ayo ka" Angel menarik tangan Reza agar segera berjalan.
"dan lo bikin gue makin benci sama lo. Liat aja gue akan buat semua orang benci sama lo" batin seseorang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Butterfly
Teen Fiction"Tadi lo ngapain sih ngel, pake narik-narik tangan gue segala?" "Aku cuma ga mau kamu ribut sama Ina" Dina bingung dengan sahabatnya ini, bahkan Angel masih bisa tersenyum setelah kejadian tadi. "harusnya lo biarin aja gue ngomong tadi. Orang kaya...
