Sore itu, di keramaian kota
Kau merangkulku dengan mesra
Tak memberi celah pada frasa
Senja menoleh pun, kau buang muka
Semenarik itukah diriku,
dibanding langit jingga yang kau tunggu tunggu?
Sore itu, di keramaian kota
Kau merangkulku dengan mesra
Tak memberi celah pada frasa
Senja menoleh pun, kau buang muka
Semenarik itukah diriku,
dibanding langit jingga yang kau tunggu tunggu?
Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang