#5

4.1K 556 71
                                        

Kemudian taeyong berdiri dan berjalan tepat di depan jendela, taeyong melihat ke arah luar jendela.




" jaehyun, akan baik bagi kita, jika kita berpisah saja" tegas taeyong.



Mata jaehyun membelalak kaget mendengarkan itu.
Dia segera berdiri dan memeluk taeyong Terisak.


" aku tidak ingin berpisah darimu.. ku mohon maafkan aku..." ucap jaehyun Terisak.



Taeyong melepaskan pelukan jaehyun darinya.

" ini baik bagimu jaehyun. Kamu bisa mendapatkan kebahagiaan normal dalam hidupmu." Senyum taeyong.

" tidak .. tidak... aku hanya mencintaimu. Aku tidak mencintai dia. Sama sekali tidak. Aku tidak ingin berpisah denganmu. Ku mohon taeyong" ucap Terisak jaehyun.

Jaehyun terduduk di lantai dan memeluk kaki taeyong.




Taeyong meneteskan kembali air matanya saat jaehyun melakukan itu padanya.
Dia menangis tanpa suara.

Jaehyun terus memohon agar tidak berpisah darinya.
Tapi hati taeyong sudah begitu sakit dengan segalanya.




" berdirilah jaehyun. Jangan lakukan itu" ucap lembut taeyong dan mengangkat tubuh jaehyun untuk berdiri.

" ku mohon jangan berpisah denganku" ucap jaehyun terisak.

" baiklah.. tapi tolong beri aku waktu. Sementara ini aku akan tidur di kamar sebelah." Tegas taeyong dan segera berjalan menuju kamar sebelah. Meninggalkan jaehyun sendiri yang sedang menangis Terisak.




Jaehyun segera mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

" haloo sana..." ucap pelan jaehyun.

"Iya sayang... ada apa?" Tanya lembut sana.

" kita putus saja sana. Aku tidak mencintaimu" tegas jaehyun.

" APA... kenapa?" Kaget sana.

" aku tidak mencintaimu. Selamat malam " tegas jaehyun lalu menutup telfon.


...

Jaehyun tidak bisa tidur dia sangat gelisah.
Dia telah terbiasa tidur bersama taeyong. Terasa hampa jika taeyong tidak tidur bersamanya.
Dia segera berdiri dan menuju kamar sebelah tempat taeyong tidur.

Dia membuka perlahan pintu itu.
Pintu itu ternyata tidak di kunci oleh taeyong.
Terlihat taeyong sedang tertidur. Entah tertidur atau pura-pura tidur.

Jaehyun perlahan menutup kembali pintu.
Dan perlahan naik ke kasur.
Kemudian memeluk tubuh taeyong dari belakang.




" aku tidak bisa tidur jika tidak bersamamu" ucap bisik jaehyun dan mengecup pipi taeyong.

" pindahlah jaehyun. Beri aku waktu" ucap pelan taeyong.

Jaehyun segera membalikkan tubuh taeyong.
Agar berhadapan dengan dirinya.

" tidak.. aku sudah memutuskan sana. " tegas jaehyun.

JUST BE YOUR SELFTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang