Prolog

728 5 0
                                        

Aku Diandra, seorang Istri sekaligus seorang Ibu yang paling bahagia seharusnya. Tapi aku merusak dan merubah takdir itu.

Angga, dia suamiku. Tidak banyak bicara, namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untukku, selalu. Dibalik itu ada banyak hal yang dia sembunyikan dariku.

Tanisha, dia gadis kecilku. Aku terlupa bahwa Ia adalah harta yang paling berharga dalam hidupku. Aku menyesal, benar-benar menyesal.

***

"Bunda, Ayah pergi ke Jakalta lagi ya, Tanisha mau Ayah belikan Tanisha buku celita Putli Lapunzel Bunda".

"Iya nak, nanti Bunda kasih tahu ke ayah ya sayang".

Seperti biasa, dua minggu sekali Angga harus ke Jakarta mengunjungi kantor Pusat tempat Ia bekerja. Aku pun sudah terbiasa karena posisinya sebagai Kepala Marketing memang mewajibkan itu. 

Aku kemudian merasa bosan menjalani hidupku sebagai Ibu Rumah Tangga saja, dengan gelar sarjana yang aku miliki, ingin juga rasanya bisa bekerja seperti kebanyakan kawanku yang lain.

Namun, aku tak mungkin mengutarakan keinginanku kepada Angga, karena hidup kami sangat berkecukupan. Kebosanan ini benar-benar membuatku sesak dan membuatku terhayal tentang asyiknya kalau saja aku belum menikah dan bisa bebas kemana pun aku ingin.

Apa aku menyesal memutuskan langsung menikah ketika Angga melamarku pada malam tahun baru itu?

The WeddingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang