PENA 20

54 6 2
                                        

Kemarin aku lihat kekurangan dalam dirimu, menjadikan ku ingin mundur saja. Tapi aku tepis secepat hujan yang datang tanpa aba-aba.

Sekarang, ketika aku sadar bahwa kamu memang bukan di peruntukkan kepada ku, aku semakin kehilangan cara untuk melupakanmu. Sebab, dirimu sudah tercatat sempurna dihidupku.

~Anastia Bertha~

TOREHAN PENATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang